Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Tentang pergerakan Bitcoin, analisis kita tidak pernah terjebak pada teori siklus empat tahun. Kerangka prediksi berbasis siklus semacam ini sejak tahun lalu sudah tidak lagi menjadi bagian dari pertimbangan kita. Setiap gelombang pasar memiliki karakternya sendiri, membandingkan siklus sebelumnya dengan saat ini, sejujurnya, sangat sulit untuk akurat.
Namun, kembali ke poin utama, data yang ada saat ini cukup menarik. Performa harga dari beberapa siklus sebelumnya secara mengejutkan dapat terulang kembali dalam gelombang pasar kali ini.
Secara spesifik, setelah halving, Bitcoin biasanya mengalami lonjakan, kemudian mencapai puncaknya di minggu ke-80 setelah halving. Setelah itu, harga mulai turun, menembus SMA mingguan. Dalam sejarah, ini selalu terjadi, dan beberapa bulan berikutnya harga terus menurun. Setiap siklus juga selalu mengalami pengujian ulang terhadap level ini—dan kemungkinan besar kali ini juga akan demikian. Siklus ini belum mengalami pengujian ulang, tetapi mengingat adanya divergence selama 3 hari baru-baru ini antara Bitcoin dan indeks, peluang pengujian ulang tetap ada.
Ada pola yang cukup aneh: setelah halving, puncak terjadi di minggu ke-80, kemudian pasar bearish selama 12 bulan, dan setelah itu di minggu ke-135 setelah halving, pasar secara makro mencapai titik dasar. Dalam sejarah, ini menandakan peluang bottoming jangka panjang. Berdasarkan logika ini, kuartal keempat 2026 mungkin menjadi titik rendah yang penting.
Tentu saja, kita tetap akan mengandalkan indikator teknikal untuk pengambilan keputusan, dan tidak sepenuhnya bergantung pada pola sejarah. Tapi, karena pola ini telah terulang secara akurat sepanjang siklus, tetap patut untuk lebih memperhatikan. Pantau indikator TV (keuntungan siklus halving Bitcoin), karena ini bisa memberikan banyak referensi.