Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kejatuhan Luna dan Masalah Hukum Do Kwon
Ekosistem Terra dan token native-nya Luna menjadi salah satu cerita paling kontroversial dalam sejarah cryptocurrency, sebagian besar karena keputusan dan tindakan pendirinya Do Kwon. Pada 5 April 2024, sebuah juri di AS menjatuhkan vonis bersalah, menentukan bahwa Do Kwon dan perusahaannya Terraform Labs melakukan penipuan sekuritas. Baru-baru ini, pada Januari 2025, laporan mengonfirmasi bahwa Do Kwon telah dipindahkan dari Montenegro ke Amerika Serikat untuk menghadapi beberapa dakwaan federal, dengan potensi hukuman penjara hingga 130 tahun.
Latar Belakang: Membangun Terra dan Luna
Do Kwon, seorang pengembang kelahiran Korea Selatan yang meraih gelar Ilmu Komputer dari Stanford University pada 2015, memasuki industri teknologi dengan pengalaman di perusahaan besar termasuk Microsoft dan Apple. Pada 2018, ia mengalihkan fokusnya ke blockchain dan meluncurkan platform blockchain publik Terra, yang dibangun dengan stablecoin sebagai komponen inti. Ekosistem ini memperkenalkan beberapa stablecoin yang terikat pada berbagai mata uang fiat, paling terkenal UST (yang dipatok ke dolar AS) dan KRT (yang dipatok ke won Korea Selatan). Luna berfungsi sebagai token native dasar dari infrastruktur blockchain ini.
Kolaps dan Konsekuensi Hukum
Ekosistem Terra-Luna runtuh secara dramatis pada 2022 ketika harga Luna merosot mendekati nol, menghapus kepemilikan investor secara besar-besaran. Kolaps yang katastrofik ini memicu penyelidikan di berbagai yurisdiksi. Pengadilan Korea Selatan menjadi yang pertama, mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Do Kwon pada September 2022. Ia akhirnya ditangkap di Montenegro pada Maret 2023, tetapi pertarungan hukum semakin intens ketika otoritas Amerika Serikat mengupayakan ekstradisinya.
Kasus pemerintah AS terbukti meyakinkan. Keputusan juri pada April 2024 menyatakan bahwa baik Do Kwon maupun Terraform Labs bersalah melakukan penipuan terhadap investor. Pada awal 2025, Do Kwon diekstradisi untuk menghadapi seluruh beban dakwaan federal, menghadapi tuduhan yang dapat berujung pada lebih dari satu abad penjara jika hukuman dijatuhkan secara berturut-turut.