Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Apakah kita benar-benar tidak perlu menabung lagi di era AI dan robot? Sebuah refleksi tentang kekayaan di masa depan
Baru-baru ini, komunitas investasi global telah memicu diskusi yang menarik. Seorang taipan investasi terkenal mengumumkan bahwa mereka akan mencocokkan tabungan pendidikan untuk anak-anak di area tertentu masing-masing sebesar $ 250. Langkah ini mengikuti kebijakan penting - Amerika Serikat telah meluncurkan program akun investasi anak-anak baru, yang bertujuan untuk memberi anak-anak kesempatan untuk membangun kekayaan dan melakukan investasi jangka panjang sejak usia dini.
Tetapi rencana tabungan yang tampaknya indah ini “sedikit disangkal” oleh tokoh terkemuka di dunia teknologi. Logikanya lugas: daripada meminta anak-anak untuk menabung untuk masa depan, lebih baik percaya bahwa masa depan itu sendiri akan berubah. Dia percaya bahwa dengan perkembangan kecerdasan buatan dan robotika, cara kerja manusia akan benar-benar berubah - mungkin suatu hari nanti, kita tidak perlu bekerja sama sekali untuk mendapatkan penghasilan tinggi.
Pandangan ini terdengar futuristik. Tetapi muncul pertanyaan: akankah harapan optimis ini benar-benar menjadi kenyataan? Jika AI memang dapat membuat pendapatan tinggi bagi semua orang menjadi kenyataan, apakah tabungan tradisional dan akumulasi kekayaan masih masuk akal? Atau apakah ini berarti bahwa kita harus lebih siap menghadapi ketidakpastian? Kedua garis pemikiran memiliki logika mereka sendiri - di satu sisi, demi keamanan, dan di sisi lain, untuk mengharapkan revolusi teknologi. Bagaimana menurutmu?