Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#数字资产生态回暖 Belakangan ini, aset safe haven tradisional emas sangat ramai diperbincangkan. Pada pertengahan Desember, harga emas spot langsung tembus di atas 4350 dolar AS/oz, hanya tinggal satu langkah lagi menuju rekor tertinggi sejarah, dan kontrak berjangka emas Februari tahun depan juga mengikuti tren kenaikan. Di dalam negeri, harga perhiasan emas dari toko-toko tua seperti Lao Miao Gold dan Zhou Shengsheng bahkan menembus 1350 yuan/gram, banyak investor merasa bahwa gelombang pasar emas ini benar-benar panas.
Mengapa emas begitu tahan banting? Kunci utamanya adalah pembelian emas secara agresif oleh bank sentral. Hanya di bulan Oktober saja, bank sentral di seluruh dunia menambah kepemilikan emas bersih sebanyak 53 ton, meningkat lebih dari 36% dari bulan sebelumnya, menorehkan rekor tertinggi bulanan tahun ini. Bayangkan apa artinya ini—setiap negara bank sentral sedang memperkuat portofolio aset mereka dengan emas. Melihat tahun 2025 secara keseluruhan, jumlah rekor tertinggi emas yang dicapai lebih dari 50 kali, dengan kenaikan total lebih dari 60%, angka ini berbicara banyak.
Banyak lembaga besar juga cukup optimis tentang prospek emas ke depan. Asosiasi Emas Dunia berpendapat bahwa ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi penurunan suku bunga di berbagai negara akan terus mendorong harga emas naik. Goldman Sachs bahkan lebih agresif, menetapkan target harga emas sebesar 4900 dolar AS/oz pada tahun 2026, dan juga memandang bahwa permintaan pembelian emas dari bank sentral pasar berkembang akan tetap berlanjut. Dengan kata lain, tren pembelian emas oleh bank sentral di berbagai negara kemungkinan besar tidak akan berbalik dalam waktu dekat.
Dilihat dari sudut pandang investasi, logika pergerakan emas dan aset kripto sebenarnya memiliki kesamaan—keduanya dipengaruhi oleh likuiditas global dan risiko geopolitik. Ketika pasar penuh ketidakpastian, daya tarik aset safe haven akan meningkat. Baik emas tradisional maupun aset digital, faktor pendorong utamanya tetap bergantung pada perubahan lingkungan makroekonomi.