Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#美联储重启降息步伐 Rencana kenaikan suku bunga Bank Sentral Jepang sedang menjadi topik yang tak terhindarkan di dunia kripto.
Berdasarkan harga pasar, kemungkinan BOJ menaikkan suku bunga ke 0,75% pada pertemuan 18-19 Desember sudah menembus 90%. Ini bukan hanya urusan Jepang sendiri, tetapi akan langsung mempengaruhi likuiditas aset kripto global—terutama BTC.
**Mengapa bisa begitu?**
Dalam lingkungan suku bunga yen yang sangat rendah saat ini, banyak investor meminjam yen berbiaya rendah dalam jangka panjang, lalu mengalihkannya ke aset berimbal hasil tinggi seperti Bitcoin dan saham AS. Inilah yang dikenal sebagai yen carry trade. Begitu Bank Sentral Jepang benar-benar menaikkan suku bunga ke 0,75%, biaya pendanaan akan melonjak tajam, ruang keuntungan dari selisih suku bunga akan sangat tertekan. Investor terpaksa menutup posisi demi meminimalisir kerugian, dan dalam proses ini likuiditas menyusut dengan cepat, semua aset berisiko terkena dampaknya.
Pada pertengahan 2024 pernah terjadi kejadian serupa, harga BTC sempat turun hingga 18% dalam sehari, dan saat itu situasinya memang seperti ini. Kondisi sekarang memang tidak secepat itu, namun rantai leverage tetap rapuh, sedikit saja ada gejolak, sensitivitas pasar akan langsung melonjak.
**Kondisi saat ini**
Harga BTC sekarang di $90.439, turun -1,32% dalam 24 jam, dengan total kapitalisasi pasar $2,85T. Dari angka-angka tersebut, pasar sudah mengantisipasi sebagian ekspektasi kenaikan suku bunga, namun dalam jangka pendek masih menghadapi tekanan. Dengan CPI inti Tokyo yang lebih tinggi dari perkiraan, yen juga diam-diam menguat, ini akan semakin mendorong naiknya biaya impor, dan sinyal hawkish dari pejabat pun makin jelas.
**Pandangan jangka panjang**
Selain guncangan likuiditas jangka pendek, kita juga harus melihat lebih jauh ke depan. Kenaikan suku bunga akan menyebabkan imbal hasil global naik, ini secara langsung meningkatkan tingkat diskonto aset kripto, sehingga penurunan valuasi tak terhindarkan. Selain itu, mulai 2026, Jepang akan menerapkan pajak tunggal 20% untuk transaksi kripto, yang akan semakin membatasi ruang gerak dana spekulatif. Dana kemungkinan akan berangsur-angsur mengalir ke aset safe haven tradisional seperti obligasi AS dan emas.
Sensitivitas BTC terhadap risiko makro selalu tinggi, meskipun pergerakan Bank Sentral Jepang kali ini sudah sebagian diantisipasi pasar, ujian yang sesungguhnya mungkin masih ada di depan.