Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Bank Sentral Jepang kali ini gerakannya cukup besar, terdengar kabar akan mengetatkan kebijakan moneter. Orang yang paham pasar pasti tahu, yen selalu jadi alat pembiayaan termurah di dunia, kalau benar-benar diperketat, dampaknya bakal besar.
Singkatnya, strategi arbitrase yen bakal gagal. Dulu institusi bisa dapat yen dengan biaya rendah, lalu ditukar ke dolar AS buat belanja di berbagai pasar, aset kripto juga jadi target utama. Tapi begitu suku bunga naik, aturan main berubah: biaya pinjam langsung melonjak, ruang arbitrase menyempit; kalau yen menguat, beban bayar utang naik drastis, yang tadinya pinjam 1 juta yen gampang dikembalikan, sekarang mungkin harus bayar lebih besar; yang paling parah, bisa memicu aksi jual berantai—institusi terpaksa jual Bitcoin tukar dolar, lalu tukar ke yen buat nutup utang, tekanan pasar langsung terasa.
Tahun lalu Bank Sentral Jepang cuma coba-coba sedikit, Bitcoin langsung anjlok hari itu juga. Kalau sekarang beneran, posisi leverage tinggi kemungkinan bakal kena likuidasi duluan. Begitu likuiditas seret, volatilitas pasti lebih tinggi dari biasanya.
Tapi di sisi lain, penurunan harga murni karena tekanan likuiditas seringkali justru menciptakan peluang masuk yang bagus. Setelah sentimen panik reda, aset berkualitas biasanya akan dihargai ulang.
Kalau memang turun, menurutmu Bitcoin bakal jatuh ke level berapa? 80 ribu atau bahkan lebih rendah? Kamu pilih menunggu, atau sudah siapin daftar belanja buat buy the dip?