Laporan investasi institusi 13F terbaru dari JPMorgan mengungkapkan berita besar — raksasa keuangan ini telah menghabiskan 528 juta saham Bitcoin ETF BlackRock (IBIT) dalam enam bulan, dengan ukuran holding meningkat dari 320 juta menjadi 343 juta dolar, dengan kenaikan sebesar 64%.
Apa artinya ini?
Dari “penipuan” ke gila membeli-beli
Masih ingat? Dua tahun lalu CEO Dimon dengan angkuh berkata bahwa BTC adalah “penipuan”, dan meminta pemerintah untuk “menutupnya”. Sekarang? Dia berubah pikiran sambil mengintai, pelanggan institusi menikmati hidup. Ini bukan perubahan sikap pribadi, tetapi kebangkitan kolektif Wall Street.
ETF spot adalah kunci untuk masuk
Setelah Amerika Serikat menyetujui Bitcoin ETF spot pada Januari 2024, investor institusi akhirnya menemukan identitas yang sah—tanpa harus repot dengan keamanan dompet, tanpa harus menyentuh leverage futures, langsung membeli spot, seperti membeli saham. Produk seperti IBIT menjadi “mesin pencetak uang” di Wall Street.
Apa kata data on-chain?
JPMorgan juga secara bersamaan membeli opsi call senilai 68 juta USD dan opsi put senilai 133 juta USD—ini adalah tindakan yang cermat, yang menunjukkan sikap bullish sekaligus melindungi risiko. Cara bermain khas institusi.
Sementara itu, setelah BTC turun 16% minggu lalu, tetap bertahan di level support 100 ribu dolar, sekarang berkisar di angka 101k. Pembelian besar oleh institusi kebetulan terjadi pada saat koreksi, ini bukan kebetulan.
Logika Dasar
Persetujuan ETF BTC spot adalah titik kritis dalam kepatuhan aset kripto. Institusi tidak perlu mengubah pandangan mereka tentang sifat BTC, mereka hanya perlu menemukan saluran investasi yang aman. Tindakan Morgan Stanley ini menunjukkan bahwa Wall Street telah beralih dari “apakah akan berpartisipasi” menjadi “seberapa banyak akan berpartisipasi”.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Langkah besar Wall Street telah tiba: JPMorgan meningkat 64% dalam kepemilikan BTC ETF dalam enam bulan.
Laporan investasi institusi 13F terbaru dari JPMorgan mengungkapkan berita besar — raksasa keuangan ini telah menghabiskan 528 juta saham Bitcoin ETF BlackRock (IBIT) dalam enam bulan, dengan ukuran holding meningkat dari 320 juta menjadi 343 juta dolar, dengan kenaikan sebesar 64%.
Apa artinya ini?
Dari “penipuan” ke gila membeli-beli
Masih ingat? Dua tahun lalu CEO Dimon dengan angkuh berkata bahwa BTC adalah “penipuan”, dan meminta pemerintah untuk “menutupnya”. Sekarang? Dia berubah pikiran sambil mengintai, pelanggan institusi menikmati hidup. Ini bukan perubahan sikap pribadi, tetapi kebangkitan kolektif Wall Street.
ETF spot adalah kunci untuk masuk
Setelah Amerika Serikat menyetujui Bitcoin ETF spot pada Januari 2024, investor institusi akhirnya menemukan identitas yang sah—tanpa harus repot dengan keamanan dompet, tanpa harus menyentuh leverage futures, langsung membeli spot, seperti membeli saham. Produk seperti IBIT menjadi “mesin pencetak uang” di Wall Street.
Apa kata data on-chain?
JPMorgan juga secara bersamaan membeli opsi call senilai 68 juta USD dan opsi put senilai 133 juta USD—ini adalah tindakan yang cermat, yang menunjukkan sikap bullish sekaligus melindungi risiko. Cara bermain khas institusi.
Sementara itu, setelah BTC turun 16% minggu lalu, tetap bertahan di level support 100 ribu dolar, sekarang berkisar di angka 101k. Pembelian besar oleh institusi kebetulan terjadi pada saat koreksi, ini bukan kebetulan.
Logika Dasar
Persetujuan ETF BTC spot adalah titik kritis dalam kepatuhan aset kripto. Institusi tidak perlu mengubah pandangan mereka tentang sifat BTC, mereka hanya perlu menemukan saluran investasi yang aman. Tindakan Morgan Stanley ini menunjukkan bahwa Wall Street telah beralih dari “apakah akan berpartisipasi” menjadi “seberapa banyak akan berpartisipasi”.