Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#SEC Crypto Roundtable Meeting
Pada 21 Maret 2025, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengadakan meja bundar Inaugural Crypto Task Force, menandai langkah penting menuju pembentukan kerangka regulasi yang komprehensif untuk aset digital. Acara ini, bagian dari inisiatif "Spring Sprint Toward Crypto Clarity" SEC, bertujuan untuk membahas pertimbangan hukum yang kompleks seputar cryptocurrency dan klasifikasinya di bawah undang-undang sekuritas federal.
Peserta Kunci dan Diskusi
Rundingan dipimpin oleh Komisaris SEC Hester Peirce dan menampilkan tokoh-tokoh terkenal seperti mantan Komisaris SEC Troy Paredes dan Miles Jennings, Penasihat Umum di a16z crypto. Diskusi berpusat pada penerapan Uji Howey—standar hukum dari kasus Mahkamah Agung tahun 1946—terhadap aset digital. Sementara beberapa peserta mendorong sikap teknologi yang netral, menekankan perlunya regulasi yang ramah inovasi, yang lainnya, termasuk Komisaris SEC Demokrat Caroline Crenshaw, menyampaikan keprihatinan tentang kemungkinan melemahnya perlindungan investor.
Beragam Perspektif dan Tantangan
Rapat meja bundar menyoroti kompleksitas dalam mengklasifikasikan aset digital sebagai sekuritas, mengingat sifatnya yang beragam. Pertanyaan kunci termasuk apakah jurisdiksi SEC harus fokus pada transaksi atau aset itu sendiri dan bagaimana menentukan desentralisasi yang cukup. Diskusi ini menekankan tantangan dalam menerapkan undang-undang sekuritas tradisional ke lanskap kripto yang berkembang pesat.
Perubahan Regulasi dan Prospek Masa Depan
Di bawah kepemimpinan Paul Atkins, yang diangkat oleh Presiden Donald Trump, SEC diperkirakan akan mengadopsi pendekatan yang lebih lunak terhadap regulasi Wall Street dan cryptocurrency. Ini termasuk merevisi sikapnya terhadap kebijakan cryptocurrency dan membatasi kemampuan staf penegakan hukum untuk memulai penyelidikan tanpa persetujuan komisi.
Sementara meja bundar tersebut merupakan langkah signifikan menuju kejelasan regulasi, beberapa pengamat industri memandangnya sebagai kesempatan yang terlewatkan. Para kritikus mencatat bahwa diskusi tersebut mengulangi perdebatan yang sudah lama tanpa menawarkan solusi konkret untuk kerangka regulasi di masa depan. Mereka menekankan perlunya kolaborasi antara SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC) untuk secara efektif mengatasi tantangan unik yang ditimbulkan oleh aset digital.
Kesimpulan
Rapat meja bundar pertama dari Tim Tugas Kripto SEC menandakan langkah penting dalam mengatasi kompleksitas regulasi aset digital. Seiring SEC terus berinteraksi dengan para pemangku kepentingan industri, hasil dari diskusi ini diharapkan akan membentuk masa depan regulasi cryptocurrency di Amerika Serikat, menyeimbangkan inovasi dengan perlindungan investor.