Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#SERO 再传中国解禁Mata Uang Kripto!中国是“隐藏”的enkripsi玩家
Kantor Pengetahuan Blockchain
28 Juli 2024 06:01, 49 orang di Fujian mendengarkan
近期,关于中国可能在2024年第四季度解除对Mata Uang Kripto禁令的消息在Mata Uang Kripto社区掀起了轩然大波。这一消息最初由Galaxy Digital的总经理Mike Novogratz透露,他声称在最近几周内听到了两次类似报告,并表示如果消息属实,这将是Mata Uang Kripto世界的重大转折点。
Melihat kembali sejarahnya, China pernah menjadi pusat Mata Uang KriptoPenambangan dan perdagangan, tetapi pemerintah mengambil sikap yang keras terhadap industri ini. Sejak tahun 2013, China melarang Institusi Keuangan untuk berpartisipasi dalam perdagangan BTC, kemudian menerapkan serangkaian langkah pengaturan seperti melarang penerbitan Tokenpenerbitan (ICO) dan menutup pertukaran domestik pada tahun 2017, dan pada tahun 2021 China secara menyeluruh melarang Mata Uang KriptoPenambangan dan perdagangan terkait, tindakan-tindakan ini telah menyebabkan Fluktuasi yang tajam dalam Kapitalisasi Pasar dan harga BTC.
Namun, meskipun regulasi ketat, permintaan dari masyarakat China terhadap Aset Kripto masih tinggi. Banyak pengguna tetap terlibat dalam perdagangan melalui pertukaran luar negeri dan pasar gelap. China tetap menjadi pemimpin dunia dalam Penambangan BTC dan aktivitas enkripsi lainnya. Beberapa ahli berpendapat bahwa pemerintah China mungkin sedang mengevaluasi kebutuhan pasar dan mempertimbangkan kembali sikapnya terhadap Aset Kripto.
Pembatalan larangan atau menjadi bagian strategis yang lebih luas dalam merangkul teknologi blockchain dan aset digital. Jika China kembali ke pasar Kripto, itu bisa memicu pump pasar secara signifikan, sambil memperkuat posisi China di bidang fintech global, meningkatkan kemampuan perdagangan internasional.
Komunitas Mata Uang Kripto memberikan berbagai tanggapan terhadap berita ini. Para optimis percaya bahwa pelarangan ini menandakan kesadaran China akan peran BTC Penambangan dalam menyeimbangkan jaringan listrik, meningkatkan elastisitas beban puncak, dan potensi manfaat energi terbarukan. Penelitian berkelanjutan pemerintah China terhadap Uang Digital—RMB digital juga menunjukkan komitmennya terhadap bidang Mata Uang Kripto.
Pihak yang pesimis khawatir bahwa Aset Kripto akan memperburuk demokratisasi keuangan dan dapat menyebabkan aliran modal keluar, mengancam stabilitas keuangan. Mengingat situasi ekonomi saat ini dan Nilai Tukar RMB, kemungkinan pelonggaran larangan dalam jangka pendek dianggap sangat kecil. Namun, ada yang menunjukkan bahwa sikap positif Hong Kong terhadap Aset Kripto dapat menjadi indikasi penyesuaian kebijakan China di masa depan.
Dalam diskusi, jumlah BTC yang dimiliki oleh China menjadi topik pembicaraan. Dilaporkan bahwa pihak berwenang China telah menyita sekitar 190.000 BTC setelah melarang perdagangan Mata Uang Kripto, namun nasibnya setelah itu masih belum jelas. Beberapa analisis mengindikasikan bahwa BTC tersebut mungkin digunakan untuk pengembangan Bank Sentral Uang Digital atau menjadi bagian dari cadangan negara.
Dengan demikian, kebijakan China terhadap Kripto telah menjadi fokus industri. Meskipun kebenaran dari larangan tersebut masih diragukan, posisi tersembunyi China dalam industri Kripto, dan potensi dampak kebijakannya, masih layak untuk diikuti secara global. Ke depan, apakah China akan menjadi babak baru dalam ranah Kripto, kita tunggu dan lihat.
—END—
Pernyataan
Akun ini mengambil dari internet. Hak cipta milik penulis aslinya. Akun ini bertujuan untuk memperkenalkan dasar-dasar Blockchain, tidak menyediakan saran investasi.
Baca 1073