Jadi gini, Bitcoin lagi dapat serangan baru nih dari para kritikus. Kali ini mereka fokus ke perbandingan BTC dengan emas, dan hasilnya cukup menarik untuk dibahas. Peter Schiff, yang memang terkenal sebagai skeptis Bitcoin, baru-baru ini menunjukkan data yang bikin banyak orang termenung.



Dia highlight satu hal yang agak overlooked: kalau kita lihat Bitcoin dalam denominasi emas, bukan dollar, gambarnya jauh berbeda dari narasi bullish yang biasa kita dengar. Sejak November 2021 ketika Bitcoin mencapai puncaknya, aset ini sebenarnya turun lebih dari 66% ketika diukur dalam emas. Itu angka yang lumayan signifikan kalau kamu pikirin.

Untuk visualisasi konkretnya, Schiff membandingkan dua skenario investasi. Kalau kamu tanam $10.000 ke Bitcoin di puncak November 2021, sekarang itu hanya bernilai sekitar $9.100. Sementara itu, $10.000 yang sama diinvestasikan ke emas dalam periode yang sama? Nilainya naik jadi lebih dari $27.000. Perbedaannya lumayan drastis, dan ini jadi bahan bakar argumen Schiff tentang Bitcoin sebagai store of value.

Narrasi tentang Bitcoin sebagai "emas digital" memang sudah berkembang selama bertahun-tahun. Banyak yang percaya bahwa kelangkaan dan supply tetap Bitcoin akan melindungi kekayaan di masa ketidakpastian, mirip seperti emas. Tapi tren terakhir agak memperumit teori itu. Ketika pasar jadi defensif, investor lebih suka lari ke aset aman tradisional seperti emas daripada Bitcoin. Fenomena ini terutama terlihat jelas saat ada tekanan makro.

Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah ketika ada kekhawatiran inflasi atau ketidakpastian geopolitik, modal cenderung mengalir ke aset dengan track record panjang. Emas dapat manfaat dari flight to safety ini, sedangkan Bitcoin lebih mencerminkan performa aset berisiko. Ini jadi pembeda utama antara keduanya dalam kondisi pasar yang volatile.

Namun, supporter Bitcoin punya counterargument yang menarik. Mereka bilang ekspektasi Bitcoin untuk perform lebih baik dari logam yang sudah ada berabad-abad di tengah kondisi turbulen mungkin terlalu berat untuk aset yang masih relatif muda ini. Plus, Bitcoin secara historis bergerak dalam siklus daripada tren stabil. Pulihan kuat biasanya mengikuti periode penurunan tajam, didorong oleh pengurangan supply dan shift likuiditas.

Dari perspektif siklus, kinerja lebih rendah dibandingkan emas di fase koreksi sekarang tidak otomatis menggambarkan gambaran keseluruhan. Bitcoin memang sedang dalam periode penarikan harga secara siklikal. Tapi kritik-kritik ini menunjukkan bagaimana ekspektasi sudah berkembang. Dengan kehadiran institusional yang lebih besar, banyak yang sekarang mengharapkan Bitcoin akan berperilaku seperti emas saat krisis terjadi.

Kalau kamu penasaran tentang dinamika ini, worth untuk diperhatikan terus. Beberapa orang mulai berpikir tentang strategi diversifikasi yang melibatkan kedua aset, bahkan explore opsi seperti buy gold with bitcoin untuk hedging. Tapi tetap, keputusan investasi harus berdasarkan riset mendalam dan risk tolerance masing-masing.
BTC-2,62%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan