Jadi, sangat menarik mengikuti wawancara terbaru ini dengan Bo Hines, CEO Tether USAT, selama New York Bitcoin Investors Week. Pria ini pernah bekerja di Gedung Putih dalam kebijakan kripto dan sekarang memimpin salah satu proyek terpenting saat ini — pada dasarnya, dia memiliki pandangan istimewa tentang apa yang sedang terjadi di pertemuan antara kripto dan institusi.



Poin yang paling menarik bagi saya adalah saat dia mulai berbicara tentang apa itu USDT dan perbedaannya dengan USAT yang baru. Banyak orang masih bingung tentang hal ini, tetapi singkatnya: USDT adalah stablecoin internasional dari Tether, sementara USAT adalah versi Amerika yang diatur oleh OCC (Office of the Comptroller of the Currency). Pada dasarnya, apa itu USDT adalah jembatan ke pasar global, dan USAT adalah pintu masuk institusional di AS.

Salah satu sorotan adalah ketika dia menyebutkan bahwa Tether memiliki sekitar 530 juta pengguna global, meningkat 30 juta per kuartal. Dan lihat ini: laba US$ 10 miliar pada tahun 2025 dengan hanya 300 karyawan. Perusahaan ini juga merupakan pemilik emas terbesar ke-13 di dunia dan sudah termasuk di antara pemilik surat utang Treasury AS terbesar — mereka berencana masuk ke top 10 tahun ini.

Tapi yang benar-benar menarik perhatian saya adalah diskusi tentang mengapa stablecoin sangat penting sekarang. Ini bukan hanya tentang hasil, seperti yang sering digembar-gemborkan media. Ini tentang pengalaman pengguna. Dia menjelaskan bahwa transfer antar bank di AS masih sangat lambat dan mahal — adopsi stablecoin akan mengubah ini sepenuhnya. Bayangkan: penyelesaian dalam T+0 alih-alih T+2 atau T+1. Untuk pengiriman uang internasional, ini akan menjadi revolusi.

Genius Act sudah disetujui pada Juli tahun lalu, dan sekarang semua orang menunggu Clarity Act disahkan (dia pikir peluangnya 80-90%). Kedua RUU ini secara esensial adalah kerangka regulasi yang dibutuhkan kripto.

Satu detail penting: Tether jauh lebih dari sekadar perusahaan stablecoin. Mereka berinvestasi secara besar-besaran dalam teknologi, mulai dari robotika hingga infrastruktur blockchain. Dan ya, mereka adalah "maximalis Bitcoin" — Bitcoin adalah bagian dari cadangan mereka, dan mereka melihat stablecoin sebagai langkah pertama agar orang masuk ke ekosistem aset digital.

Yang membuat saya terkesan adalah kejelasan dia tentang tantangan nyata: Anda perlu membangun blockchain yang mampu menampung volume besar dengan biaya rendah. Ini adalah permainan sekarang — bukan lagi tentang spekulasi, tetapi tentang infrastruktur. Bank-bank mulai memahami bahwa integrasi stablecoin tidak terelakkan, dan perusahaan seperti Tether berada di posisi yang sangat baik untuk itu.

Cadangan Tether sekarang terutama berupa surat utang Treasury AS, emas, dan Bitcoin — sangat sesuai dengan standar kepatuhan. Transparansi adalah kuncinya.

Pada akhirnya, yang jelas adalah kita sedang menyaksikan awal dari integrasi yang jauh lebih besar antara blockchain publik dan sistem keuangan tradisional. Stablecoin adalah kuncinya, dan apa itu USDT atau USAT bukan lagi sekadar keingintahuan teknis — melainkan infrastruktur masa depan keuangan.
USAT0,04%
BTC-1,5%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan