Baru tahu Singapura udah sita aset lebih dari 500 juta dolar Singapura dalam satu kasus pencucian uang. Polisi mereka tangkap 3 warga lokal yang terlibat dengan kelompok Taizi, plus masih nyari satu perempuan bernama Chen Xiuling. Kasusnya berlangsung dari November tahun lalu sampai Januari tahun ini.



Yang menarik, Singapura sebenarnya punya infrastruktur perbankan digital yang canggih dan banyak penduduk kaya, tapi justru jadi surga untuk penipuan. Kerugian dari fraud tahun 2024 aja udah tembus 1.1 miliar dolar Singapura. Sekarang penipuan udah berkembang pakai AI dan blockchain, bukan sekadar scheme biasa lagi.

Pengalaman Singapura ini kayak cerminan global sih. Negara maju dengan teknologi bagus malah jadi target empuk untuk organized fraud. Kasus Taizi ini salah satu contohnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan