Baru saja mengikuti perkembangan situasi dengan Uniswap di pengadilan New York, dan ini adalah keputusan akhir yang banyak dinantikan. Hakim federal Catherine Polk Failla dari Pengadilan Distrik Selatan New York sepenuhnya menolak sisa tuntutan terhadap Uniswap Labs dan CEO Hayden Adams. Keputusan ini diambil pada bulan Maret tahun ini, dan merupakan hasil hukum yang serius untuk seluruh ekosistem keuangan terdesentralisasi.



Kasus ini berlangsung hampir empat tahun. Dimulai pada April 2022, ketika investor, termasuk Nessa Risley, mengajukan gugatan dengan klaim bahwa mereka kehilangan uang pada token penipuan yang diperdagangkan melalui antarmuka Uniswap. Mereka menuduh perusahaan memfasilitasi penjualan sekuritas yang tidak terdaftar dan memungkinkan penipuan berkembang. Para penggugat menyebutkan 38 token palsu dan kerugian dari April 2021 hingga April 2022.

Pengadilan mencapai kesimpulan menarik: hanya menyediakan platform, bahkan jika ada penipu di dalamnya, tidak berarti ikut serta dalam penipuan. Hakim mencatat bahwa Uniswap tidak memiliki pengetahuan nyata tentang skema tertentu, dan peringatan umum di media sosial tentang token scam tidak cukup sebagai bukti. Bahkan penelitian tentang tingginya tingkat peluncuran penipuan tidak membuktikan bahwa perusahaan mengetahui tentang token bermasalah tertentu pada waktu yang tepat.

Yang terutama penting: pengadilan membandingkan Uniswap dengan bursa tradisional dan lembaga keuangan, menyimpulkan bahwa memberikan akses ke pasar tidak sama dengan ikut serta dalam kejahatan. Identitas penerbit token tetap anonim, kerugian disebabkan oleh pernyataan palsu mereka, bukan oleh tindakan Uniswap.

Tuntutan perlindungan konsumen juga tidak berhasil. Pengadilan tidak menemukan pernyataan yang secara signifikan menyesatkan dari perusahaan. Lebih dari itu, syarat layanan dan posting blog memperingatkan pengguna tentang risiko. Mengenai pengayaan tidak sah, Uniswap tidak memperoleh keuntungan dari transaksi tersebut selama periode yang dipertimbangkan.

Hayden Adams merespons keputusan tersebut di X, menekankan poin kunci: jika Anda menulis kode sumber terbuka dari kontrak pintar dan penipu menggunakannya, tanggung jawabnya ada pada mereka, bukan pengembang. Bryan Nistler, kepala hukum dari Uniswap Foundation, menyebut ini sebagai keputusan preseden lain untuk DeFi.

Pendapat pengadilan menegaskan bahwa masalah kekosongan regulasi dalam keuangan terdesentralisasi sebaiknya diselesaikan melalui Kongres, bukan melalui interpretasi pengadilan yang luas. Ini adalah sinyal penting: pengadilan federal New York tidak bersedia memperluas tanggung jawab kepada pengembang protokol terbuka tanpa keterlibatan langsung dalam tindakan melanggar hukum.

Bagi komunitas kripto, ini berarti bahwa inovasi dalam sistem permissionless mendapatkan perlindungan hukum. Pengembang kini memiliki dasar hukum yang lebih jelas. Pertanyaan tentang banding lebih lanjut tetap terbuka, tetapi setelah beberapa putaran revisi dan peninjauan banding, ruang hukum untuk penggugat tampak sangat terbatas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan