Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 30+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Jadi baru-baru ini ada perkembangan menarik dari Ripple yang kayaknya banyak orang belum sadar. Mereka sedang quietly repositioning XRP dari sekadar token pembayaran lintas negara jadi backbone untuk DeFi institusional. Ini bukan perubahan kecil—ini bisa fundamentally mengubah cara Wall Street interact dengan crypto infrastructure.
Ross Edwards dari Ripple menjelaskan bahwa strategi mereka sekarang jauh lebih luas dari yang dulu. Kalau sebelumnya likuiditas XRP tergantung pada bursa terpusat, sekarang mereka aggressively push aktivitas langsung ke XRP Ledger. Tujuannya? Buat XRP jadi sumber modal yang bisa dipinjamkan dan digunakan sebagai jaminan pinjaman di chain.
Nah, yang game-changing di sini adalah protokol lending native yang baru diluncur di XRPL. Protokol ini positioning XRP sebagai collateral dan lending power source—basically buka pintu untuk yield-generating activities yang selama ini jadi domain eksklusif platform DeFi berbasis Ethereum. Edwards describe ini sebagai dual utility strategy dimana XRP benefit langsung dan tidak langsung dari meningkatnya on-chain activity. Jaminan untuk pinjaman di protokol ini akan jadi kunci value capture.
Tapi menurut Edwards, ada piece yang selama ini hilang: stablecoin. Dia argue bahwa tanpa stablecoin, seluruh struktur DeFi institusional bakalan collapse. Kenapa? Karena bank yang hold tokenized real-world assets on-chain butuh cara praktis untuk realize cash value. Traditional routes dengan KYC dan AML jadi irrelevant di sini.
Ripple punya jawaban: RLUSD, stablecoin proprietary mereka. Ini yang akan jadi core dari generasi baru tokenized asset markets—complete dengan 24/7 swaps, on-chain distribution, dan institutional lending. Stablecoin ini essential untuk membuat jaminan dan pinjaman di ekosistem benar-benar functional.
Perubahan narrative ini cukup signifikan. Dua tahun lalu Ripple masih convince institusi untuk tokenisasi aset. Sekarang mereka udah negotiate tentang mechanics—gimana asset-asset itu generate yield, settle instantly, dan operate 24/7. Untuk XRP holders, ini completely different story dari sekadar payment utility. Ini tentang XRP sebagai fundamental collateral untuk institutional finance yang terdesentralisasi.