Jadi, Uniswap baru saja mengambil langkah besar yang menurut saya worth perhatian. Mereka sudah mulai mengaktifkan fee switch di layer 2 networks, dan ini bukan sekadar update teknis biasa—ini adalah perubahan fundamental dalam bagaimana protokol menangkap value.



Untuk konteks, dulu Uniswap beroperasi dengan model di mana 100% biaya perdagangan langsung ke liquidity providers. Tapi sejak UNIfication di akhir 2025, mereka mulai ambil sebagian kecil dari fees itu untuk protokol sendiri. Proposal terbaru memperluas ini ke delapan layer 2 utama: Arbitrum, Base, Celo, OP Mainnet, Soneium, X Layer, Worldchain, dan Zora. Kenapa layer 2? Karena itu di mana volume trading sekarang mulai bergeser—jaringan yang lebih cepat dan lebih murah.

Yang menarik adalah automation yang mereka introduce. Alih-alih perlu governance vote untuk setiap pool baru, mereka pake sistem berbasis tier yang automatically apply fee protokol berdasarkan tier yang sudah ada (0.01%, 0.05%, 0.30%). Ini berarti saat token baru launch di layer 2, protokol langsung bisa mulai capture value tanpa delay administratif.

Dari sisi ekonomi, proyeksi menunjukkan ekspansi ke layer 2 ini bisa generate tambahan $27 juta per tahun. Digabung dengan yang sudah ada di Ethereum mainnet—sekitar $34 juta—total bisa mendekati $60 juta tahunan. Semua ini tidak disimpan, tapi dialirkan ke mekanisme yang mereka sebut TokenJar.

Proses burn-nya fairly elegant: biaya dikumpulkan di berbagai aset (ETH, USDC, dll) di layer 2 networks, di-bridge balik ke Ethereum mainnet, terus digunakan untuk beli UNI dari pasar, dan token itu dikirim ke alamat burn (0xdead) selamanya. Basically mengurangi supply yang beredar.

Tentu saja ada tradeoff. Karena protokol ambil bagian dari fees, technically margin untuk LPs berkurang. Di environment layer 2 yang super competitive di mana DEX lain kayak Aerodrome atau Camelot nawarin insentif tinggi, Uniswap perlu balance antara capture value dan tetap jadi platform paling liquid. Kalau return LP drop terlalu signifikan, liquidity bisa migrate. Tapi supporters argue bahwa brand Uniswap dan integrasi mendalam dengan aggregator memberikan moat yang cukup kuat.

Yang saya perhatiin, ini adalah signal besar tentang evolusi model governance di DeFi. Dari token yang basically tidak bernilai, sekarang kita lihat token yang backed oleh transparent cash flows di blockchain. Kalau Uniswap sukses scale model ini across delapan layer 2 berbeda, ini set precedent tentang bagaimana protokol terdesentralisasi manage sistem finansial multi-chain yang kompleks.

Voting sudah happen beberapa minggu lalu dan terlihat community fairly supportive. Ini probably jadi benchmark untuk protokol lain yang mikir tentang monetization model mereka sendiri.
UNI-1,47%
ARB2,44%
CELO6,41%
OP1,19%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan