Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jadi, Uniswap baru saja mengambil langkah besar yang menurut saya worth perhatian. Mereka sudah mulai mengaktifkan fee switch di layer 2 networks, dan ini bukan sekadar update teknis biasa—ini adalah perubahan fundamental dalam bagaimana protokol menangkap value.
Untuk konteks, dulu Uniswap beroperasi dengan model di mana 100% biaya perdagangan langsung ke liquidity providers. Tapi sejak UNIfication di akhir 2025, mereka mulai ambil sebagian kecil dari fees itu untuk protokol sendiri. Proposal terbaru memperluas ini ke delapan layer 2 utama: Arbitrum, Base, Celo, OP Mainnet, Soneium, X Layer, Worldchain, dan Zora. Kenapa layer 2? Karena itu di mana volume trading sekarang mulai bergeser—jaringan yang lebih cepat dan lebih murah.
Yang menarik adalah automation yang mereka introduce. Alih-alih perlu governance vote untuk setiap pool baru, mereka pake sistem berbasis tier yang automatically apply fee protokol berdasarkan tier yang sudah ada (0.01%, 0.05%, 0.30%). Ini berarti saat token baru launch di layer 2, protokol langsung bisa mulai capture value tanpa delay administratif.
Dari sisi ekonomi, proyeksi menunjukkan ekspansi ke layer 2 ini bisa generate tambahan $27 juta per tahun. Digabung dengan yang sudah ada di Ethereum mainnet—sekitar $34 juta—total bisa mendekati $60 juta tahunan. Semua ini tidak disimpan, tapi dialirkan ke mekanisme yang mereka sebut TokenJar.
Proses burn-nya fairly elegant: biaya dikumpulkan di berbagai aset (ETH, USDC, dll) di layer 2 networks, di-bridge balik ke Ethereum mainnet, terus digunakan untuk beli UNI dari pasar, dan token itu dikirim ke alamat burn (0xdead) selamanya. Basically mengurangi supply yang beredar.
Tentu saja ada tradeoff. Karena protokol ambil bagian dari fees, technically margin untuk LPs berkurang. Di environment layer 2 yang super competitive di mana DEX lain kayak Aerodrome atau Camelot nawarin insentif tinggi, Uniswap perlu balance antara capture value dan tetap jadi platform paling liquid. Kalau return LP drop terlalu signifikan, liquidity bisa migrate. Tapi supporters argue bahwa brand Uniswap dan integrasi mendalam dengan aggregator memberikan moat yang cukup kuat.
Yang saya perhatiin, ini adalah signal besar tentang evolusi model governance di DeFi. Dari token yang basically tidak bernilai, sekarang kita lihat token yang backed oleh transparent cash flows di blockchain. Kalau Uniswap sukses scale model ini across delapan layer 2 berbeda, ini set precedent tentang bagaimana protokol terdesentralisasi manage sistem finansial multi-chain yang kompleks.
Voting sudah happen beberapa minggu lalu dan terlihat community fairly supportive. Ini probably jadi benchmark untuk protokol lain yang mikir tentang monetization model mereka sendiri.