Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Goldman Sachs menaikkan target KOSPI menjadi 8.000 poin... optimis terhadap kenaikan pasar saham Korea
Goldman Sachs menaikkan target indeks harga saham gabungan Korea (KOSPI) selama 12 bulan menjadi 8.000 poin, kembali memusatkan perhatian pasar pada potensi kenaikan lebih lanjut dari pasar saham Korea. Dasar penilaiannya adalah prospek laba perusahaan yang berpusat pada semikonduktor sedang membaik, dan level harga saham saat ini masih undervalued relatif terhadap nilai perusahaan.
Chief Asia Pacific Equity Strategist Goldman Sachs, Timothy Moe, dalam laporannya pada tanggal 18 waktu setempat, menaikkan target KOSPI dari sebelumnya 7.000 poin menjadi 8.000 poin. Ia mendiagnosis bahwa kekuatan dasar secara keseluruhan dari industri semikonduktor dan bahan industri Korea, yaitu fundamentalnya, terus membaik. Penyesuaian ini mencerminkan ekspektasi bahwa proyeksi laba hingga 2026 akan meningkat sebesar 220%. Peningkatan target indeks oleh dunia sekuritas biasanya diartikan sebagai optimisme terhadap kinerja saham individual dan kemungkinan penguatan sentimen investasi pasar secara keseluruhan dibandingkan sebelumnya.
Goldman Sachs secara khusus menunjukkan bahwa tekanan valuasi pasar saham Korea belum signifikan. Rasio harga terhadap laba (PER) yang diperkirakan untuk KOSPI sekitar 7,5 kali, yang berarti harga saham saat ini relatif rendah dibandingkan dengan laba yang diharapkan di masa depan. Mengingat median PER selama periode puncak pasar sebelumnya adalah 10 kali, jika laba perusahaan benar-benar meningkat, harga saham masih memiliki ruang untuk penilaian ulang lebih lanjut. Selain itu, laporan juga menganalisis bahwa meskipun permintaan semikonduktor terkait kecerdasan buatan sedang memperluas dan mendorong ekspektasi kinerja, pasar saham Korea tetap berada dalam kondisi diskon dibandingkan dengan pasar global atau pasar utama di Asia.
Reformasi tata kelola perusahaan dan kebijakan pengembalian kepada pemegang saham juga dipandang sebagai faktor pendorong pengakuan ulang pasar saham Korea. Goldman Sachs menilai bahwa harga saham saat ini belum sepenuhnya mencerminkan perubahan tersebut. Reformasi tata kelola perusahaan merujuk pada peningkatan transparansi operasional dan penguatan hak pemegang saham biasa, sedangkan pengembalian kepada pemegang saham mencakup kebijakan perusahaan untuk mengembalikan laba melalui peningkatan dividen atau pembelian kembali saham sendiri yang kemudian dibatalkan. Namun, Goldman Sachs berpendapat bahwa perubahan ini saat ini masih dalam proses bertahap, dan langkah-langkah perusahaan juga belum sepenuhnya memenuhi harapan investor, sehingga efek lengkapnya mungkin akan lebih terlihat di masa mendatang.
Arus dana juga menunjukkan tren perbaikan secara bertahap. Goldman Sachs menjelaskan bahwa sejak akhir Januari, ketika dana asing secara besar-besaran menarik keluar dari saham semikonduktor, arus dana masuk mulai pulih. Pembelian oleh dana asing adalah salah satu variabel utama yang mempengaruhi arah indeks pasar saham Korea. Jika kinerja membaik, persepsi undervaluation, dan pemulihan penawaran dan permintaan bersinergi, potensi kenaikan pasar dapat meningkat. Tren semacam ini juga mungkin akan berlanjut di masa depan, dan arahnya akan bergantung pada tingkat prospek industri semikonduktor, pelaksanaan pengembalian saham nyata oleh perusahaan, serta kecepatan reformasi tata kelola.