Saya sekarang memiliki dompet yang begitu banyak sehingga saya sendiri merasa repot, aset tersebar di berbagai rantai seperti koin yang berserakan… Cara mengelolanya juga tidak terlalu cerdas: yang sering digunakan hanya dua atau tiga, sisanya dianggap sebagai “istana dingin” dan disimpan; setiap minggu pilih satu malam untuk memeriksa saldo, lalu catat secara singkat di sebuah tabel kecil (kalau tidak, benar-benar lupa). Ada satu prinsip lagi: sebisa mungkin mengurangi jumlah perpindahan antar rantai, agar tidak menghabiskan banyak biaya transaksi dan tenaga hanya demi menghemat puluhan rupiah.



Belakangan, melihat tingkat biaya dana yang ekstrem, di grup ramai-ramai berdebat apakah akan membalikkan posisi atau terus menggelembung, saya jadi semakin tidak ingin sering berpindah-pindah… Jelasnya, biaya terbesar dari fragmentasi bukanlah uang, melainkan bandwidth di otakmu yang sedikit itu. Begini dulu, jangan sampai membuat diri sendiri jadi customer service multi-rantai.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan