Irak memperpanjang waktu penutupan ruang udara selama 72 jam

Pada tanggal 7 waktu setempat, Badan Penerbangan Sipil Irak mengumumkan bahwa langkah pengendalian terhadap semua pesawat yang masuk, keluar, dan melintas di wilayah udara Irak akan diperpanjang selama 72 jam hingga tengah hari tanggal 10. Langkah penutupan wilayah udara Irak dalam putaran ini dilakukan setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Iran kemudian melakukan serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, sehingga situasi kawasan mendadak memanas. (CCTV News)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan