Pada tahun 2012, eksekutif puncak Snap-on Nicholas T. Pinchuk membuat berita utama ketika dia menjual hampir 25.000 saham dalam satu transaksi. CEO dan ketua itu menjual 24.825 saham dengan harga $66 per saham, total sekitar $1,64 juta. Pada saat itu, langkah insider seperti ini menarik perhatian investor, terutama mengingat rekam jejak Pinchuk memimpin perusahaan sejak akhir 2007.



Yang menarik dari posisi kekayaan bersih Pinchuk adalah bahwa meskipun menjual saham, dia tetap memegang kepemilikan besar di Snap-on. Pria ini telah berperan penting dalam pertumbuhan perusahaan—sebuah pembuat alat dan penyedia solusi produktivitas dengan kapitalisasi pasar sebesar $3,93 miliar saat itu. Latar belakangnya juga solid: pengalaman sebelumnya di United Technologies dan Ford memberinya keahlian operasional yang serius sebelum memimpin Snap-on.

Musim panas itu bukan hanya tentang Pinchuk saja. Insider perusahaan lain juga mengurangi posisi—CFO menjual saham pada bulan Februari, dan beberapa VP serta direktur melakukan langkah selama musim semi dan awal musim panas. Sementara itu, hasil Q2 2012 perusahaan menunjukkan pendapatan mencapai $737,9 juta, naik 1,5% dari tahun ke tahun, dengan laba bersih sebesar $76,4 juta. Jadi, fondasi keuangan tampak cukup baik meskipun beberapa eksekutif sedang mengurangi saham mereka.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan