Sudah banyak orang yang khawatir tentang apa yang bisa terjadi di pasar tahun depan, dan jujur saja, kekhawatiran itu tidak sepenuhnya tidak beralasan. Survei terbaru menunjukkan 8 dari 10 orang Amerika setidaknya cukup cemas tentang kemungkinan resesi. Masalahnya adalah, kita tidak bisa memprediksi secara pasti seperti apa keruntuhan pasar saham akan terlihat atau kapan akan terjadi, tetapi ada beberapa tanda bahaya yang patut diperhatikan.



Ambil contoh indikator Buffett. Ini mengukur total nilai saham AS terhadap PDB, dan saat ini berada di angka 223% — rekor tertinggi. Buffett sendiri pernah mengatakan bahwa ketika rasio ini mendekati 200%, Anda sebenarnya sedang bermain dengan api. Apakah itu berarti keruntuhan pasti akan terjadi besok? Tidak harus. Tapi bijaksana untuk mulai memikirkan bagaimana portofolio Anda akan bertahan jika situasi menjadi tidak terkendali.

Inilah yang diajarkan sejarah kepada kita: ketika pasar jatuh, tidak semua saham jatuh secara bersamaan. Saat gelembung dot-com di awal 2000-an, banyak perusahaan internet terlihat luar biasa di atas kertas sampai akhirnya tidak lagi. Harga saham mereka melambung, tetapi banyak yang memiliki model bisnis yang rapuh atau tidak mampu menghasilkan uang. Ketika penurunan terjadi, mereka hancur. Amazon adalah contoh sempurna — kehilangan sekitar 95% dari nilainya antara 1999 dan 2001. Tapi yang penting di sini: Amazon adalah perusahaan yang kuat dengan fundamental yang nyata. Setelah mencapai titik terendah, perusahaan ini melonjak naik, mendapatkan keuntungan sebesar 3.500% selama dekade berikutnya.

Pelajarannya? Ketika keruntuhan pasar saham akhirnya terjadi, perusahaan yang bertahan bukanlah yang lemah yang bersembunyi di balik valuasi yang berlebihan. Mereka adalah perusahaan dengan fundamental yang solid — perusahaan yang benar-benar menghasilkan uang, memiliki utang yang dapat dikelola, dan dipimpin oleh orang-orang yang tahu cara menghadapi masa sulit.

Lalu, apa yang sebaiknya Anda lakukan sekarang? Mulailah melihat perusahaan yang Anda miliki atau yang sedang Anda pertimbangkan untuk dimiliki. Periksa laporan keuangannya. Perhatikan metrik seperti rasio P/E dan tingkat utang. Pikirkan apakah mereka beroperasi di industri yang cenderung bertahan selama penurunan. Apakah tim kepemimpinannya memberi kepercayaan? Ini bukan pertanyaan yang glamor, tetapi jauh lebih penting saat volatilitas meningkat.

Realitasnya adalah bahwa penurunan pasar tidak bisa dihindari — mereka selalu ada, dan selalu akan ada. Tapi perusahaan yang benar-benar kuat tidak hanya bertahan, mereka sering kali keluar dari krisis dengan kekuatan yang lebih besar. Itulah mengapa mempersiapkan portofolio Anda sekarang, sebelum keruntuhan pasar saham terjadi, mungkin adalah langkah paling cerdas yang bisa Anda lakukan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan