Pernah bertanya-tanya apa itu berinvestasi di saham saat semua orang membicarakan potensi penurunan pasar? Saya akhir-akhir ini melihat banyak energi cemas. S&P 500 hampir datar tahun ini — naik hanya 0,24% sejauh ini — dan suasana hati telah berubah secara mencolok. Sekitar 35% investor masih optimis tentang enam bulan ke depan, tetapi 37% sekarang pesimis, naik dari 29% pada awal Februari. Itu perubahan yang cukup tajam.



Namun, inilah yang menarik perhatian saya: ketika saya menyelidiki data historis, ceritanya sama sekali berbeda dari yang diharapkan kebanyakan orang. Pertanyaan tentang apa itu berinvestasi di saham sebenarnya berujung pada memahami satu kebenaran sederhana — waktu pasar hampir tidak pernah berjalan sesuai harapan orang.

Izinkan saya menjelaskannya. Bayangkan Anda berinvestasi di dana indeks S&P 500 pada Desember 2007, tepat sebelum semuanya runtuh. Resesi Hebat baru saja dimulai, dan pasar tidak akan mencapai rekor tertinggi lagi sampai 2013. Jadi Anda membeli di puncak, tepat sebelum salah satu penurunan terburuk dalam sejarah. Waktu yang brutal, kan? Tapi begini — jika Anda hanya bertahan, hingga hari ini investasi itu akan naik lebih dari 363%. Ya, Anda bisa saja mendapatkan hasil lebih baik jika Anda memprediksi waktu dengan sempurna dan menunggu sampai 2009 untuk membeli. Tapi kebanyakan orang tidak bisa memprediksi waktu dengan tepat. Mereka menunggu terlalu lama, melewatkan pemulihan, dan akhirnya malah lebih buruk.

Ini sebenarnya inti dari apa itu berinvestasi di saham — bukan tentang menangkap titik terendah. Ini tentang tetap konsisten dan membiarkan waktu bekerja. Bahkan jika Anda merasa sedang berinvestasi di saat yang terasa seperti momen terburuk, Anda tetap bisa membangun kekayaan yang serius dalam jangka panjang.

Sekarang, saya tidak mengatakan hanya asal menaruh uang ke saham acak. Di situlah risiko nyata berada. Pasar sendiri cukup tangguh, tapi perusahaan-perusahaan individual? Itu cerita lain. Beberapa akan bangkrut — model bisnis lemah, keuangan goyah, tidak punya keunggulan kompetitif nyata. Yang bertahan adalah yang memiliki fondasi yang kokoh. Mereka adalah saham yang layak dimiliki saat situasi tidak pasti.

Jadi, apa sebenarnya berinvestasi di saham dalam pasar seperti ini? Ini tentang selektif. Saat ini, jujur saja, ini waktu yang baik untuk mengaudit portofolio Anda. Jika Anda memegang sesuatu yang tidak layak dipertahankan, pertimbangkan untuk mengurangi saat harga masih masuk akal. Dan jika memungkinkan, menambah investasi saham berkualitas bisa menyiapkan Anda untuk keuntungan besar di masa depan.

Data historis cukup jelas tentang ini — tetap berinvestasi mengalahkan usaha untuk mengakali pasar setiap saat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan