Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Penambang Bitcoin Jual 32.000 BTC pada Kuartal 1 2026, Lampaui Sepanjang 2025
Perusahaan penambang Bitcoin yang terdaftar di bursa mencatat penjualan lebih dari 32 ribu BTC pada kuartal pertama 2026.
Angka ini melampaui total penjualan sepanjang 2025 dan menjadi rekor tertinggi dalam satu kuartal.
Beberapa perusahaan besar yang terlibat dalam penjualan ini antara lain Marathon Digital Holdings, CleanSpark, Riot Platforms, Core Scientific, Bitdeer, serta Cango.
Lonjakan penjualan ini terjadi di tengah tekanan profitabilitas industri mining, di mana hashprice saat ini berada di kisaran $33 per PH per hari, di bawah level break-even sekitar $35.
Akibatnya, sekitar 20% miner diperkirakan beroperasi dalam kondisi merugi.
Tekanan ini dipicu oleh beberapa faktor, termasuk meningkatnya hashrate jaringan, penurunan reward blok setelah halving, serta kondisi makroekonomi global yang menekan.
Selain itu, total kepemilikan Bitcoin oleh miner juga mengalami penurunan, dari sekitar 1,86 juta BTC pada 2023 menjadi sekitar 1,8 juta BTC saat ini.
Kondisi ini menunjukkan bahwa banyak miner terpaksa menjual cadangan mereka untuk menjaga arus kas dan operasional.
Tekanan jual dari miner menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi dinamika harga Bitcoin di pasar.
Perkembangan ini menegaskan bahwa industri mining sedang menghadapi fase penyesuaian di tengah perubahan kondisi pasar dan ekonomi.