Belakangan ini banyak orang bertanya bagaimana cara mendapatkan penghasilan pasif lebih dari seribu rupiah per bulan, sebenarnya topik ini memang layak untuk dibahas dengan baik.



Pertama-tama harus memahami satu hal—penghasilan pasif terlihat santai, tetapi di awal membutuhkan waktu dan tenaga untuk membangunnya. Tapi begitu sistem berjalan, uang akan mulai mengalir sendiri. Saya rasa cara paling cerdas adalah memulai dari target kecil, misalnya berusaha mendapatkan penghasilan tambahan 1000 rupiah per bulan, sehingga tekanan psikologisnya kecil dan lebih mudah untuk bertahan.

Berbicara tentang metode spesifik, saya perhatikan yang paling stabil adalah yang berhubungan dengan investasi. Seperti saham dividen atau reksa dana pengelolaan properti (REITs), begitu dibeli bisa secara rutin menghasilkan arus kas, hampir tidak perlu pengelolaan harian. Ada yang menyarankan untuk mempelajari perusahaan atau dana yang memiliki pengembalian stabil secara historis, lalu membuka akun di platform seperti Vanguard atau Fidelity. Dengan melakukan investasi rutin dan reinvestasi dividen, penghasilan pasif akan semakin bertambah. Kalau ingin mencoba REITs tapi tidak mau uang terkunci terlalu lama, bisa langsung membeli saham REIT, seperti Iron Mountain atau Blackstone Mortgage Trust.

Namun jika kamu tidak punya modal besar atau tidak tertarik dengan investasi, ada satu ide lain yaitu membuat produk digital. Misalnya menulis buku elektronik, merekam kursus online, mendesain template yang bisa dicetak, hal-hal ini setelah dibuat bisa dijual berulang kali. Platform seperti Amazon Kindle, Udemy, Etsy adalah pilihan yang bagus. Meskipun di awal perlu usaha, dengan strategi pemasaran yang baik, potensi penghasilannya cukup besar.

Ada juga opsi peer-to-peer lending dan crowdfunding. Saya lihat data, tingkat pengembalian tahunan di platform P2P biasanya antara 5% sampai 9%, bahkan ada investor yang bisa mencapai lebih dari 10%. Coba hitung, jika kamu investasi 140 juta rupiah dengan pengembalian 9% per tahun, setiap bulan bisa mendapatkan sekitar 1 juta rupiah. Meskipun terdengar membutuhkan modal besar, kamu bisa mulai dari jumlah kecil, lalu perlahan menambah investasi, dan menginvestasikan kembali hasilnya, sampai akhirnya mencapai target.

Selain itu, ada ide lain yang patut dicoba—misalnya melakukan pemasaran afiliasi, menulis blog sendiri, membeli properti sewaan, menyewakan kendaraan pribadi, menyediakan ruang penyimpanan, membuat channel YouTube atau akun media sosial. Pilihan-pilihan ini punya karakteristik masing-masing, dan penghasilannya pun berbeda, tetapi yang umum adalah semuanya membutuhkan waktu untuk dibangun. Berita baiknya, beberapa cara hampir tidak membutuhkan modal awal, seperti membuat channel YouTube yang gratis, meskipun mungkin perlu membeli perangkat dasar untuk rekaman atau editing.

Perlu diingat bahwa penghasilan pasif juga harus membayar pajak, dan perhitungannya tergantung pada jenis dan jumlah penghasilan. Kadang kamu bisa memanfaatkan beberapa pengurangan pajak, misalnya depresiasi properti sewaan.

Secara keseluruhan, mencapai penghasilan pasif lebih dari 1000 rupiah per bulan sangat memungkinkan, kuncinya adalah memilih arah yang tepat dan konsisten membangun. Banyak orang yang secara bertahap mewujudkan kebebasan finansial dengan cara ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan