Sudah cukup lama trading opsi dan menyadari banyak orang bingung antara jual untuk membuka posisi dan beli untuk membuka posisi. Kedua strategi ini pada dasarnya berlawanan, jadi mari saya jelaskan.



Ketika Anda membeli untuk membuka posisi, Anda sedang mengambil posisi long pada sebuah opsi. Anda membayar uang tunai di muka dan berharap opsi tersebut meningkat nilainya. Kerugian maksimal Anda terbatas pada jumlah yang Anda bayar, tetapi potensi keuntungan tergantung seberapa banyak opsi bergerak sesuai keinginan Anda.

Sekarang, jual untuk membuka posisi adalah kebalikannya. Anda sedang melakukan short pada opsi, yang berarti Anda langsung mengumpulkan uang tunai. Premi yang Anda terima langsung masuk ke akun Anda. Masalahnya? Anda bertaruh bahwa nilai opsi akan menurun seiring waktu. Jika tidak, Anda bisa kehilangan uang.

Perbedaan utama: dengan beli untuk membuka posisi, Anda ingin nilai opsi naik. Dengan jual untuk membuka posisi, Anda ingin nilainya turun. Salah satu adalah strategi bullish, yang lain bearish.

Ada juga jual untuk menutup, yang sering disalahpahami orang dengan jual untuk membuka posisi. Jual untuk menutup berarti Anda menutup posisi yang sudah Anda miliki. Anda sebelumnya membeli opsi, dan sekarang menjualnya untuk keluar. Bisa menguntungkan, bisa juga rugi tergantung pergerakan harga.

Waktu juga penting. Opsi memiliki tanggal kedaluwarsa, dan semakin dekat ke kedaluwarsa, nilainya akan semakin cepat menurun. Ini disebut time decay. Ini bekerja melawan Anda jika Anda membeli opsi, tetapi bekerja untuk Anda jika Anda menjual untuk membuka posisi. Itulah mengapa beberapa trader suka menjual opsi saat masih tersisa banyak waktu.

Satu hal yang perlu dipahami: ketika Anda jual untuk membuka posisi, risiko Anda lebih besar jika Anda tidak memiliki saham dasar. Ini disebut naked short. Jika Anda memiliki sahamnya, itu disebut covered call, yang jauh lebih aman karena saham tersebut melindungi posisi Anda.

Premi yang Anda terima dari penjualan juga penting. Kontrak opsi mewakili 100 saham, jadi jika Anda menjual opsi dengan premi $1 , Anda sebenarnya mendapatkan $100 dalam bentuk uang tunai. Itu adalah manfaat langsung dari jual untuk membuka posisi.

Tapi kenyataannya: opsi lebih berisiko daripada hanya membeli saham. Leverage bisa bekerja dua arah. Anda bisa mengubah beberapa ratus dolar menjadi keuntungan besar, tetapi juga bisa kehilangan semuanya dengan cepat jika pasar bergerak melawan Anda. Time decay sangat brutal, dan Anda juga harus memperhitungkan spread bid-ask.

Jika Anda memikirkan jual untuk membuka vs beli untuk membuka, ingat ini: beli untuk membuka adalah saat Anda yakin opsi akan naik. Jual untuk membuka adalah saat Anda yakin nilainya akan turun atau akan kehilangan nilai seiring waktu. Keduanya bisa berhasil, tapi Anda harus tahu apa yang Anda lakukan sebelum memulai. Mungkin latihan di akun demo dulu untuk melihat bagaimana strategi ini benar-benar berjalan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan