Gue baru liat berita menarik tentang posisi Iran terkait bentuk nuklir mereka. Jadi menurut pernyataan Menteri Luar Negeri Araghchi pada akhir Februari, program nuklir damai Iran nggak mungkin bisa diselesaikan lewat cara militer. Ini sebenarnya statement yang cukup tegas dari pihak Iran.



Yang menarik adalah Araghchi mengingatkan upaya-upaya sebelumnya yang dilakukan untuk mengganggu program ini, mulai dari serangan terhadap fasilitas hingga pembunuhan ilmuwan, tapi semua itu gagal membongkar bentuk nuklir adalah hasil pengembangan mandiri mereka. Karena teknologi ini dikembangkan sendiri, jadi nggak bisa dihancurkan lewat pengeboman atau tindakan militer apapun.

Dari Jin10, kita bisa lihat bahwa situasi ini sebenarnya memaksa Amerika Serikat untuk kembali ke meja perundingan. Ini menunjukkan bahwa bentuk nuklir adalah isu yang fundamental dan nggak bisa diselesaikan dengan cara hard power. Araghchi jelas banget menekankan kalau diplomasi adalah satu-satunya solusi yang layak untuk mengatasi masalah ini.

Yang perlu diperhatikan adalah Iran sendiri menunjukkan kesediaan untuk perdamaian dan siap bernegosiasi, tapi juga tegas kalau mereka akan mempertahankan keamanan nasional mereka. Jadi bentuk nuklir adalah bargaining chip yang cukup kuat dalam negosiasi. Ini kasus menarik gimana geopolitik dan diplomasi saling berinteraksi di level internasional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan