Saya baru saja membaca analisis menarik tentang apa yang mungkin terjadi dengan bank sentral Jepang tahun ini. Tampaknya para ahli seperti Akira Hoshino dari Citigroup sedang mengamati dengan sangat dekat bagaimana yen terus melemah, dan ini sedang menimbulkan tekanan nyata pada bank sentral untuk bertindak.



Kondisinya seperti ini: jika dolar terus menguat terhadap yen dan suku bunga naik di atas 160, Bank of Japan kemungkinan besar tidak akan punya pilihan lain selain mulai menaikkan suku bunga. Kita berbicara tentang kenaikan sebesar 25 basis poin, membawa suku bunga pasar tidak dijamin ke sekitar 1% sekitar bulan April. Kemudian, jika yen mempertahankan level rendah itu, mungkin akan ada langkah kedua yang serupa pada Juli.

Yang menarik adalah Hoshino menunjukkan sebuah masalah mendasar: suku bunga riil negatif adalah apa yang mendorong seluruh kelemahan yen ini. Bank sentral terjebak dalam situasi di mana mereka perlu menormalisasi suku bunga untuk mengendalikan mata uang, tetapi itu sama sekali berlawanan dengan apa yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun. Ini adalah perubahan narasi yang cukup penting bagi bank sentral Jepang.

Menuju akhir tahun, beberapa spekulan bahkan membayangkan kenaikan suku bunga ketiga. Rentang fluktuasi yang diharapkan cukup luas, antara kurang dari 150 dan 165 yen per dolar. Yang menarik adalah melihat bagaimana keputusan bank sentral Jepang ini akan mempengaruhi pasar global, karena ini bukan hanya masalah lokal. Setiap langkah dalam suku bunga di sini memiliki efek berantai di pasar lain.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan