Kemarin benar-benar ceroboh sekali, ingin menyalin alamat interaksi di chain ke dalam tabel, hasilnya malah menyalin alamat penerimaan terakhir…Untung saja saya punya trik “ambil screenshot sebelum transfer + tempel hash transaksi”, nanti satu per satu langsung ketahuan salahnya, jadi cuma kaget sebentar. Singkatnya, akhir tahun nanti harus lapor semua catatan itu, nggak takut transaksi banyak, yang takut adalah malas mencatat saat itu, akhirnya cuma bisa mengandalkan ingatan keras.



Sekarang saya anggap saja merawat tanaman sukulen: sirami perlahan-lahan, jangan ceroboh. Setiap minggu selama setengah jam tetap, ekspor tagihan CEX, ambil data di chain pakai browser, lalu masukkan ke satu tabel dengan format “Waktu - Platform/Chain - Apa yang dilakukan - Jumlah - Catatan”, sambil bersihkan catatan aneh-aneh seperti interaksi airdrop, kalau tidak, beberapa bulan lagi kamu sendiri nggak tahu apa yang sedang kamu lakukan saat itu.

Akhir-akhir ini AI Agent dan trading otomatis sedang ramai, tapi saya malah jadi lebih waspada: otomatisasi bisa menghemat waktu, tapi catatan juga bisa jadi lebih berantakan… apalagi kalau banyak otorisasi dan tanda tangan, keamanan dan pencatatan harus lebih teliti. Yang penting saya siapkan dulu “catat semuanya + screenshot/hash sebagai bukti”, jangan sampai nanti akhir tahun malah kacau.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan