Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Saya baru saja melihat berita diplomasi yang menarik. Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengunjungi Singapura pada awal Oktober, dan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. Kedua pemimpin sepakat untuk memulai negosiasi peningkatan perjanjian perdagangan bebas, serta memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, teknologi canggih, dan penanggulangan penipuan siber.
Yang cukup menarik perhatian adalah lima nota kesepahaman yang mereka tandatangani. Fokus kerja sama mencakup beberapa bidang yang sedang populer saat ini, termasuk berbagi kebijakan AI di bidang keamanan publik, mengeksplorasi penerapan teknologi AI dalam hak kekayaan intelektual, serta kerja sama di bidang kuantum, ruang angkasa, dan teknologi satelit. Tampaknya Lee Hsien Loong dan Presiden Lee sama-sama menempatkan AI dan teknologi terdepan sebagai prioritas strategis.
Selama kunjungan, Presiden Lee juga bertemu dengan Presiden Singapura, Taman Shanmugaratnam, dan menghadiri jamuan negara. Selain itu, dia juga menghadiri KTT Koneksi AI yang diselenggarakan bersama oleh kedua negara. Penyelenggaraan konferensi ini cukup simbolis, menunjukkan tingkat perhatian kedua negara terhadap kerja sama di bidang AI.
Dari seluruh kunjungan ini, terlihat bahwa Korea Selatan dan Singapura tidak hanya memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan, tetapi juga lebih memusatkan perhatian pada inovasi teknologi dan kerja sama keamanan. Terutama di bidang AI dan keamanan siber, kedua negara tampaknya memiliki kekhawatiran yang sama. Peran Lee Hsien Loong sebagai Perdana Menteri Singapura dalam mendorong kerja sama ini juga cukup jelas. Kerangka kerja sama yang pragmatis ini menguntungkan kedua negara.