Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ada fenomena yang cukup menarik untuk dipikirkan. Sebuah proyek yang muncul di dunia kripto sejak 2018, DUSK, yang telah lama diam, tiba-tiba kembali mendapatkan perhatian dari institusi, dengan proporsi kepemilikan yang dikabarkan akan meningkat dari 45% menjadi 70%. Apa yang sebenarnya terjadi di balik ini? Saya menghabiskan waktu untuk melihatnya dan menemukan bahwa ini bukan sekadar hype biasa, melainkan sebuah cerita yang cukup menarik.
Pertama, mari kita bahas seperti apa awal mula proyek ini. DUSK sejak awal adalah proyek yang sangat teknis, muncul pada 2018 dan fokus mengembangkan teknologi privasi. Mekanisme konsensus SBA yang dikembangkannya apa sih? Singkatnya, SBA adalah algoritma konsensus yang dirancang khusus untuk privasi, mampu menjaga keamanan jaringan sekaligus melindungi kerahasiaan transaksi—ini adalah keunggulan utama yang membedakannya dari blockchain privasi lainnya. Pada masa itu, pasar kripto lebih fokus pada DeFi dan NFT, sehingga proyek yang fokus pada infrastruktur seperti DUSK tidak terlalu menarik perhatian. Harga tokennya turun dari 1 dolar ke beberapa sen, kapitalisasi pasar menyusut lebih dari 94%. Banyak orang mengira proyek ini sudah mati, tapi sebenarnya mereka sedang melakukan sesuatu yang lebih penting—mengumpulkan dan membangun dialog dengan dunia keuangan tradisional.
Titik balik yang nyata terjadi setelah 2023. Operasi DUSK mulai berubah. Mereka tidak lagi hanya berputar di dunia kripto, melainkan langsung menjalin kerjasama dengan bursa efek berlisensi di Belanda, NPEX. Langkah ini sangat penting, karena mengubah narasi dari sekadar “mata uang privasi” menjadi “infrastruktur keuangan yang patuh regulasi”. NPEX tidak hanya membawa nama besar, tetapi juga lisensi resmi dari Uni Eropa—seperti MTF dan broker resmi. Mereka bersama-sama meluncurkan platform DuskTrade, yang bertujuan untuk memfasilitasi tokenisasi sekuritas tradisional senilai lebih dari 300 juta euro agar bisa diperdagangkan secara patuh di blockchain. Ini bukan lagi sekadar hype di dunia kripto, melainkan benar-benar menargetkan pangsa pasar keuangan tradisional.
Memasuki 2026, situasi semakin cepat berkembang. DUSK meluncurkan dua langkah besar. Pertama, peluncuran mainnet DuskEVM, yang memungkinkan pengembang di Ethereum menggunakan Solidity—alat yang paling familiar—untuk memigrasi aplikasi mereka ke DUSK dengan hampir tanpa biaya, sekaligus memanfaatkan fitur privasi yang dimilikinya. Hambatan untuk ekosistem yang baru mulai bersemi pun teratasi. Kedua, fitur “privasi yang dapat diaudit”—melalui komponen Hedger—di mana data transaksi dienkripsi untuk publik, tetapi tetap transparan bagi otoritas yang berwenang. Ini menyelesaikan dilema utama di dunia keuangan: perlindungan privasi sekaligus memenuhi kebutuhan audit dan regulasi.
Sejujurnya, saat ini DUSK sudah benar-benar menjadi makhluk yang berbeda. Mereka menghabiskan enam tahun membangun diri sebagai blockchain khusus untuk RWA (Real World Assets), berlisensi, dan patuh privasi. Keberhasilannya tidak lagi bergantung pada sentimen pasar kripto, melainkan pada apakah kerjasama dengan NPEX bisa terealisasi sesuai jadwal di kuartal pertama 2026, dan apakah aset nyata senilai 3 miliar euro tersebut bisa berhasil dipindahkan ke blockchain dan melakukan transaksi nyata.
Dari sudut pandang investasi, DUSK sedang bertaruh bahwa narasi “penyimpanan aset patuh regulasi” yang bernilai triliunan ini bisa menjadi kenyataan. Mereka memilih jalur yang paling sulit, paling berat, tetapi mungkin memiliki keunggulan kompetitif paling dalam. Harga jangka pendek pasti akan mengikuti fluktuasi pasar secara umum, tapi secara jangka panjang, mereka sudah mengubah diri menjadi jembatan yang menarik bagi institusi keuangan tradisional. Apakah ini akan menjadi fondasi infrastruktur keuangan masa depan, atau hanya menunggu dan melihat, terserah penilaian masing-masing. Tapi yang pasti, kisah unik dari veteran selama enam tahun ini layak masuk daftar pengamatan, pantau terus dan perhatikan perkembangannya.