Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pasangan suami istri menjual lima anak kandung mereka secara berurutan dan mendapatkan keuntungan sebesar 470.000 yuan, keduanya dihukum penjara
Mengapa perbedaan hukuman antara pelaku utama dan pelaku pembantu sangat mencolok?
Hari ini, Pengadilan Rakyat Tertinggi mengeluarkan contoh kasus kriminal yang menegakkan hukuman berat terhadap perdagangan perempuan dan anak-anak secara hukum. Di salah satu kasus, pasangan suami istri secara berturut-turut menjual 5 anak kandung mereka untuk mendapatkan keuntungan sebesar 470.000 yuan, dan keduanya dijatuhi hukuman penjara.
Kasus Pokok
Dari Oktober 2016 hingga Maret 2023, terdakwa Li Mouhui dan istrinya terdakwa Zhang Mourong, yang telah memiliki beberapa anak, menjadikan kelahiran sebagai sarana memperoleh keuntungan ilegal, tanpa mempertimbangkan apakah pihak lain memiliki niat untuk memelihara, setelah melahirkan langsung menjual anak-anak mereka kepada orang lain, menjual 5 anak kandung mereka secara berturut-turut, dengan keuntungan ilegal total 470.000 yuan.
Hasil Putusan
Pengadilan menyatakan bahwa terdakwa Li Mouhui dan Zhang Mourong dengan tujuan memperoleh keuntungan ilegal, menjual anak kandung mereka, dan perbuatan mereka telah memenuhi unsur kejahatan perdagangan anak. Li Mouhui dan Zhang Mourong telah menjual banyak orang, dan harus dihukum secara tegas sesuai hukum. Dalam kejahatan bersama, Li Mouhui berperan utama, sebagai pelaku utama; Zhang Mourong berperan sebagai pembantu, sebagai pelaku pembantu, dan sesuai hukum diberikan pengurangan hukuman. Berdasarkan hal tersebut, Li Mouhui dijatuhi hukuman penjara sebelas tahun enam bulan dan denda 60.000 yuan; Zhang Mourong dijatuhi hukuman penjara lima tahun dan denda 30.000 yuan.
Makna Kasus
Kasus ini adalah contoh khas di mana orang tua dengan tujuan mendapatkan keuntungan ilegal menjual anak kandung mereka. Hukum sama sekali tidak mengizinkan perdagangan manusia dalam bentuk apapun dan untuk tujuan apapun. Meskipun anak-anak dilahirkan oleh orang tua, mereka bukan properti pribadi orang tua, dan tidak boleh diperdagangkan sebagai barang dagangan. Menjual anak demi keuntungan ilegal secara serius melanggar hak pribadi anak, dan tidak dapat diterima oleh hukum. Pengadilan rakyat dengan tegas menindak kejahatan semacam ini sesuai hukum.
Dalam praktik, alasan menjual anak kandung cukup kompleks, dan pengadilan rakyat berdasarkan fakta yang terungkap secara ketat membedakan niat subjektif pelaku, menerapkan kebijakan pidana yang adil dan tegas secara menyeluruh dan akurat, menggabungkan hukum nasional, moralitas, dan perasaan manusia, serta berhati-hati dalam menerapkan hukuman.
Dalam kasus ini, terdakwa Zhang Mourong yang memiliki peran relatif kecil, secara hukum diakui sebagai pelaku pembantu, dan diberikan pengurangan hukuman, mencerminkan kebijakan yang mengutamakan kedermawanan dan ketegasan. Selain itu, pengadilan rakyat secara aktif mengoordinasikan dan mendorong departemen sosial, sekolah, dan lembaga terkait untuk menetapkan pengawasan sementara, memberikan bantuan dan beasiswa kepada anak-anak dari terdakwa kedua, serta bekerja sama dengan lembaga sukarela setempat untuk melakukan pemantauan dan kunjungan secara berkelanjutan, secara nyata melindungi hak-hak anak yang terlibat, mencegah munculnya masalah sosial baru, dan mewujudkan “tiga efek” secara organik.