Anda tahu, saya sudah lama menyadari bahwa banyak pemula dalam trading kripto mengabaikan salah satu alat analisis yang paling berguna. Ini tentang pola lilin dalam trading, yang sebenarnya memberikan sinyal yang cukup jelas tentang pembalikan atau kelanjutan tren, jika tahu apa yang harus diperhatikan.



Pada dasarnya, formasi lilin hanyalah representasi visual dari bagaimana harga berfluktuasi selama periode tertentu. Setiap lilin menunjukkan empat titik kunci: di mana harga dibuka, di mana ditutup, titik tertinggi dan terendah. Dan jika Anda belajar membaca kombinasi ini, Anda bisa lebih memahami suasana pasar.

Fakta menarik - pedagang beras Jepang menggunakan sistem ini sejak tahun 1700-an. Di Barat, pola lilin dalam trading baru dikenal pada akhir 1980-an, tetapi sekarang ini adalah salah satu metode analisis utama bagi sebagian besar trader serius. Saya sendiri tidak bisa membayangkan menganalisis grafik tanpa lilin.

Semua pola biasanya dibagi menjadi beberapa kategori: pembalikan bullish, pembalikan bearish, dan pola kelanjutan. Mari kita bahas yang paling penting.

Kita mulai dengan sinyal pembalikan bullish. Palu adalah salah satu hal pertama yang saya pelajari untuk dikenali. Terbentuk ketika harga turun tajam, tetapi kemudian para pembeli kembali mengendalikan dan menutup lilin dekat dengan harga pembukaan. Sumbu bawah yang panjang menunjukkan perjuangan ini. Jika Anda melihat palu setelah penurunan - ini sering kali saat yang baik untuk masuk.

Pembalikan bullish juga sinyal klasik. Lilin kecil berwarna merah, lalu diikuti oleh lilin hijau yang menutup sepenuhnya lilin merah tersebut. Ini berarti tekanan beli mengalahkan tekanan jual. Saya telah melihat banyak pembalikan yang sukses tepat pada pola ini.

Bintang pagi terdiri dari tiga lilin: merah, kemudian kecil (tidak penting warnanya), lalu hijau. Lilin kecil di tengah menunjukkan ketidakpastian, dan yang hijau setelahnya adalah konfirmasi bahwa pembeli mengambil kendali. Garis penetrasi bekerja dengan cara yang mirip, tetapi ini adalah pola dua lilin dengan geometri yang lebih jelas.

Palus pembalikan dan Doji adalah sinyal yang lebih halus. Palu terbalik memiliki sumbu atas yang panjang dan badan kecil, menunjukkan upaya penjual untuk menekan harga, tetapi gagal. Doji terjadi ketika harga pembukaan dan penutupan hampir sama - ini adalah ketidakpastian yang bisa memicu pembalikan ke arah mana pun.

Dari sisi bearish, semuanya dibalik. Pembalikan bearish adalah lilin hijau yang tertutup oleh lilin merah besar. Bintang malam adalah tiga lilin, tetapi dalam urutan terbalik: hijau, kecil, merah. Bintang yang menembak ke atas adalah palu terbalik, tetapi setelah tren naik, menandakan kemungkinan pembalikan ke bawah.

Poin penting: pola lilin dalam trading bekerja paling baik pada saham karena adanya gap malam, tetapi di kripto mereka juga memberikan sinyal yang jelas, terutama pada grafik mingguan. Saya sudah menguji ini pada BTC, XRP, SOL - semuanya bekerja.

Sekarang pasar sedang dalam situasi menarik. BTC bertahan di sekitar $74.03K dengan penurunan 0,25% dalam 24 jam, XRP diperdagangkan di $1,36 minus 0,51%, SOL turun ke $83,42 dengan 2,74%. Jika Anda melihat formasi palu atau bintang pagi di level ini - ini bisa menjadi sinyal bagus untuk membeli.

Aturan utama: pola lilin dalam trading bukanlah keajaiban, ini hanyalah bahasa yang digunakan pasar. Belajarlah memahaminya - dan trading akan menjadi jauh lebih logis. Periksa sinyal ini bersama alat analisis lain, dan hasilnya akan lebih baik.
BTC1,01%
XRP2,64%
SOL1,7%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan