Momen menarik terjadi di komunitas kripto. Ray Dalio, manajer hedge fund legendaris Bridgewater Associates, kembali mengungkapkan skeptisisme terhadap bitcoin, dan ini memicu gelombang tanggapan dari para ahli kripto.



Dalio dalam podcast All-In-nya mengulangi kritik lama: bitcoin konon tidak memiliki karakteristik emas, karena tidak didukung oleh bank sentral, privasi yang terbatas, dan ada ancaman dari perhitungan kuantum. Plus, dia menunjuk transparansi blockchain sebagai kekurangan. Jujur saja, ini terdengar seperti argumen dari buku pelajaran era pra-kripto.

Tapi yang menarik adalah. Matt Haughan dari Bitwise menyoroti inti masalahnya: risiko-risiko ini menjelaskan mengapa bitcoin saat ini diperdagangkan hanya sekitar 4% dari kapitalisasi pasar emas. Dengan harga sekitar 73,88K, bitcoin dinilai sekitar 1,48 triliun dolar, sementara emas jauh lebih mahal. Tapi Haughan melihat ini berbeda. Menurutnya, investor jangka panjang justru bertaruh bahwa pengembang akan menyelesaikan masalah risiko kuantum, dan bank sentral akan mengubah posisi mereka. Dia bahkan menyebutkan bahwa tanpa kritik kritis ini, bitcoin sudah bisa bernilai satu juta dolar per koin.

Alex Thorne dari Galaxy secara langsung menyebut argumen Dalio sebagai narasi usang dari era pasca blockchain. Thorne menekankan bahwa komunitas kripto sudah lama mempertimbangkan risiko kuantum, dan bahwa kegunaan praktis bitcoin jauh melampaui sekadar perbandingan dengan emas. Emas bisa disimpan di brankas, sementara bitcoin berfungsi sebagai instrumen dengan dukungan institusional yang semakin meningkat.

Matthew Siegell dari VanEck menawarkan pandangan yang lebih luas tentang situasi ini. Ia melihat ini sebagai perdebatan antara arsitektur uang dari abad lalu dan yang sedang terbentuk saat ini. Emas menyelesaikan masalah kepercayaan dalam sistem analog, sedangkan bitcoin menyelesaikannya dalam lingkungan digital melalui kode terbuka dan transaksi yang dapat diverifikasi. Mengenai ancaman kuantum, Siegell mengingatkan bahwa ini adalah masalah seluruh sistem keuangan, bukan kekurangan unik dari bitcoin. Selain itu, bank sentral sudah mulai bereksperimen dengan aset digital, dan peningkatan privasi muncul berkat praktik terbaik dompet dan jaringan lapis kedua.

Sejujurnya, diskusi ini menunjukkan bahwa kritik Dalio, meskipun beralasan secara teknis, sudah lama terintegrasi dalam penilaian pasar. Investor muda semakin memilih bitcoin, dan ini menunjukkan adanya pergeseran bertahap di pusat keuangan. Mungkin karena risiko-risiko ini sudah diperhitungkan, bitcoin tetap menjadi aset menarik bagi pemain jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan