Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Perkembangan pasar stablecoin dan dampaknya terhadap sistem keuangan AS telah menjadi topik analisis menarik. Menurut laporan terbaru dari Standard Chartered Bank, kapitalisasi pasar stablecoin diperkirakan akan mencapai 2 triliun dolar pada akhir 2028.
Saat ini, pasar stablecoin bernilai sekitar 300 miliar dolar lebih, dengan Tether dan Circle menguasai pangsa pasar yang dominan. Data terbaru menunjukkan bahwa nilai pasar Tether yang beredar adalah 185 miliar dolar, dan USDC sebesar 78,6 miliar dolar, keduanya mengendalikan sebagian besar pasar.
Yang penting di sini adalah di mana perusahaan penerbit stablecoin menempatkan dana mereka. Mereka memegang sejumlah besar obligasi jangka pendek AS (T-Bills) sebagai jaminan atas token yang mereka terbitkan. Bahkan, Tether saja memegang obligasi jangka pendek sebesar ukuran dana investasi utama negara menengah, dan Circle juga memegang obligasi serupa melalui dana pasar uang.
Perhitungan dari Standard Chartered menunjukkan bahwa jika pasar stablecoin tumbuh hingga 2 triliun dolar, permintaan obligasi jangka pendek dari perusahaan penerbit akan meningkat sekitar 1 triliun dolar. Ditambah dengan prediksi pembelian sekitar 1,2 triliun dolar oleh Federal Reserve, total permintaan obligasi jangka pendek baru hingga 2028 bisa mencapai sekitar 2,2 triliun dolar.
Namun, pasokan obligasi diperkirakan hanya sekitar 1,3 triliun dolar, sehingga kemungkinan terjadi gap permintaan dan penawaran sekitar 900 miliar dolar. Untuk menutup kekurangan ini, analis menunjukkan bahwa Departemen Keuangan mungkin akan meningkatkan penerbitan obligasi jangka pendek dan menghentikan sementara lelang obligasi 30 tahun.
Yang menarik adalah apa arti skenario ini bagi industri kripto. Secara praktis, modal yang masuk dari pasar crypto melalui stablecoin akan mendukung pembiayaan fiskal jangka pendek pemerintah AS. Permintaan baru sebesar 1 triliun dolar ini dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap pasar suku bunga AS.
Namun, saat ini pasar stablecoin mengalami sedikit perlambatan. Bitcoin, misalnya, telah turun dari 126.000 dolar pada Oktober tahun lalu menjadi sekitar 73.800 dolar saat ini. Penurunan harga dan volume transaksi ini sementara menahan permintaan stablecoin. Meski begitu, Standard Chartered memandang pergerakan ini sebagai siklus dan yakin tren pertumbuhan menuju 2028 tidak akan berubah dalam jangka panjang.
Perubahan struktur pasar ini dan pergerakan aset terkait di Gate layak untuk dipantau.