Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jadi ada yang menarik dari analisis tim investasi ZX Squared Capital. Mereka bilang Bitcoin sekarang sedang dalam fase bearish yang dalam dan bisa turun lagi sampai 30% selama tahun 2026 ini. Prediksi ini berdasarkan pola siklus empat tahunan yang terus berulang di pasar kripto.
Kalau dilihat dari grafik harga, Bitcoin memang sudah jatuh lumayan jauh dari rekor tertingginya yang mencapai lebih dari $126.000 bulan Oktober lalu. Saat ini harga berada di sekitar $74.000-an, jadi memang sudah turun signifikan. Tapi menurut mereka, potensi penurunan masih ada.
Yang menarik adalah pola yang mereka identifikasi tentang siklus kripto empat tahun. Basically, ada halving yang terjadi setiap 4 tahun sekali, yang terakhir kali di April 2024. Historisnya, harga Bitcoin biasanya mencapai puncak sekitar 16-18 bulan setelah halving, terus diikuti pasar bearish yang berlangsung sekitar setahun. Bitcoin memang mencapai puncaknya di Oktober, yang cocok dengan pola ini.
Menurut CK Zheng, alasan siklus ini terus berulang adalah karena psikologi investor. Orang-orang individual cenderung berperilaku sama — beli saat hype, jual saat panic. Perilaku yang predictable ini terus memperkuat pola boom-bust yang sama setiap empat tahun. Karena itu, Bitcoin masih dilihat lebih sebagai aset spekulatif daripada safe haven seperti emas.
Yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa adopsi institusional terhadap Bitcoin masih relatif lambat. Total ukuran ETF kripto dan perusahaan yang hold Bitcoin sebagai aset hanya sekitar 10% dari total pasar kripto. Ada risiko bahwa beberapa perusahaan yang hold Bitcoin mungkin terpaksa menjual untuk memenuhi kebutuhan likuiditas mereka, yang bisa menciptakan tekanan harga lebih lanjut.
Jadi kesimpulannya, fase bearish ini mungkin masih akan berlanjut lebih lama sebelum siklus baru dimulai. Ini bukan prediksi yang menggembirakan buat short-term, tapi kalau kamu memahami siklus empat tahunan ini, setidaknya kamu tahu apa yang mungkin akan terjadi di pasar kripto dalam periode mendatang.