Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Korea Membuka "Garis Telepon Masalah Rantai Pasokan Nasional"
Menurut laporan media Korea seperti Korean JoongAng Daily dan Seoul Economic Daily, untuk mengurangi dampak gejolak situasi Timur Tengah terhadap pasokan energi Korea Selatan, pemerintah Korea membuka “Hotline Masalah Rantai Pasok Nasional” pada tanggal 7, yang secara khusus menangani keluhan perusahaan dan masyarakat, mempercepat identifikasi dan penyelesaian hambatan di tahap impor, produksi, dan distribusi. Media Korea menyebutkan bahwa ketergantungan ekonomi Korea terhadap energi dari Timur Tengah sangat tinggi. Pada tahun 2025, minyak mentah dan nafta yang diimpor Korea melalui Selat Hormuz masing-masing mencapai 61% dan 54%. “Hotline Masalah Rantai Pasok Nasional” bertujuan untuk mengatasi ketidakstabilan rantai pasok yang disebabkan oleh ketidakpastian situasi Timur Tengah, dengan fokus menyelesaikan masalah impor bahan baku dan produk setengah jadi yang terhambat, serta gangguan pengangkutan logistik internasional. “Hotline Masalah Rantai Pasok Nasional” menggunakan akun platform media sosial resmi Kementerian Keuangan dan Ekonomi Korea sebagai saluran utama operasinya, dan situs resmi kementerian tersebut juga menambahkan akses khusus untuk memperluas pengumpulan pendapat. Perusahaan dan masyarakat dapat mengirimkan keluhan terkait kesulitan nyata dalam rantai pasok atau saran perbaikan kebijakan melalui pesan atau cara lain. Pada saat yang sama, beberapa departemen administratif pusat Korea seperti Kementerian Perindustrian, Perdagangan dan Sumber Daya, Direktorat Bea Cukai, dan Kementerian Tanah, Infrastruktur, dan Transportasi secara bersamaan membuka saluran pendapat, mendorong penanganan masalah terkait rantai pasok secara lintas departemen. Pemerintah Korea juga menyatakan akan melakukan penilaian cepat terhadap keluhan yang terkumpul dan menanganinya secara tepat waktu, serta jika perlu, melonggarkan regulasi untuk menyelesaikan masalah tersebut, dan mendorong agar masukan langsung dari lapangan menjadi bagian dari desain kebijakan secara rutin, serta menyempurnakan mekanisme perlindungan rantai pasok. ( Global Times )