Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jadi kemarin aku baca laporan CoinShares yang cukup menarik soal ancaman kuantum ke Bitcoin. Ternyata kekhawatiran yang sering beredar di komunitas itu agak dibesar-besarkan dibanding realitanya.
Kalau dengar berita soal quantum computing dan Bitcoin, biasanya orang langsung panik. Tapi CoinShares punya perspektif berbeda. Mereka bilang dari sekitar 1,6 juta BTC yang berada di alamat P2PK lama (sekitar 8% dari total supply), hanya sebagian kecil aja yang benar-benar bisa jadi masalah besar di pasar. Tepatnya, mereka estimate cuma sekitar 10.200 BTC yang terkonsentrasi cukup sehingga kalau dicuri bisa bikin guncangan pasar yang signifikan.
Nah ini yang menarik. Sisanya itu tersebar di lebih dari 32.000 UTXO berbeda, masing-masing rata-rata sekitar 50 BTC. Jadi kalau ada penyerang quantum, mereka harus ngebobol satu per satu potongan koin itu, bukan tinggal ambil dari satu alamat besar terus kabur dengan hasil yang bisa menggerakkan harga. Pekerjaan jadi jauh lebih ribet, lebih lambat, dan kurang menguntungkan.
Dari segi teknis, CoinShares bilang untuk bener-bener memecahkan kriptografi Bitcoin, dibutuhkan komputer quantum yang tahan kesalahan dan kira-kira 100.000 kali lebih kuat dari mesin terbesar yang ada sekarang. Itu angka yang sangat besar. Untuk konteks, Google punya Willow yang 105-qubit, tapi untuk break key Bitcoin butuh jutaan qubit. Jadi timeline-nya kemungkinan masih jauh, setidaknya satu dekade ke depan.
Menurut CoinShares, ada tanda bilangan yang jauh lebih besar antara apa yang secara teoritis bisa vulnerable versus apa yang benar-benar bisa dikompromikan dalam skala besar. Narasi yang sering dikutip bilang 20-50% Bitcoin bisa terancam, tapi laporan ini ngasih gambaran lebih akurat dengan tanda bilangan lebih kecil untuk risiko aktual.
Yang aku perhatiin, ini bukan debat baru di komunitas Bitcoin. Tapi khawatir quantum ini mulai trending lagi seiring harga yang volatile. Orang mulai cari-cari risiko struktural yang bisa disalahkan. Bulan lalu CoinDesk juga report bahwa mayoritas Bitcoin developer view quantum computing sebagai isu jarak jauh, bukan masalah urgent.
Namun ada kritikus yang argue bahwa masalahnya bukan timeline, tapi kurangnya persiapan yang terlihat jelas. Terutama saat government dan tech companies besar mulai deploy sistem tahan-quantum. Ada proposal kayak BIP-360 yang bertujuan introduce format dompet baru untuk migrasi gradual, tapi ada gap yang mulai terlihat antara developer dan institutional capital yang pengin rencana jangka panjang lebih jelas.
Jadi kesimpulannya, CoinShares argue bahwa risiko quantum bukan krisis mendesak tapi engineering challenge jangka panjang yang bisa diatasi Bitcoin through gradual adoption post-quantum signatures. Tanda bilangan lebih besar untuk timeline teknis, tanda bilangan lebih kecil untuk risiko pasar aktual.
Saat ini BTC lagi struggle maintain momentum, sempet tembus $76K tapi balik ke area $74K. Funding rate di perpetual Bitcoin masih negative selama 46 hari, menunjukkan sentiment bearish yang masih kuat. Tapi dari angle quantum threat ini, kayaknya ada tanda bilangan yang lebih jelas sekarang antara hype dan realitas.