Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Melihat laporan tentang krisis likuiditas Blue Owl, yang saya pikirkan adalah bahwa ini memanggil kembali psikologi investor seperti saat krisis keuangan tahun 2008. Dengan kata lain, mulai terjadi fenomena penarikan besar-besaran dana, yang dikenal sebagai "run on" dan mengarah ke fenomena penarikan bank.
Apa arti dari krisis likuiditas ini adalah bahwa kemungkinan besar para investor institusional akan semakin cepat melepas posisi mereka secara besar-besaran. Jika pasar keuangan secara keseluruhan menjadi tidak stabil, tentu saja hal ini juga akan berdampak pada pasar aset kripto. Namun, di sinilah poin yang menarik.
Pengalaman dari tahun 2008 membuat para investor mulai memandang Bitcoin sebagai aset alternatif ketika kepercayaan terhadap sistem keuangan konvensional terguncang. Kemungkinan besar, krisis likuiditas kali ini akan mengikuti pola yang sama. Artinya, semakin besar kekhawatiran terhadap sistem keuangan lama, semakin tinggi pula permintaan terhadap aset desentralisasi seperti Bitcoin.
Secara psikologis pasar, baik investor institusional maupun individu mungkin akan mempercepat aliran dana ke Bitcoin untuk menghindari risiko sistemik. Ini bisa menjadi langkah awal menuju pasar bullish berikutnya.
Sebagai referensi, CoinDesk adalah media yang telah lama meliput industri ini, dan jurnalis mereka mengikuti kebijakan editorial yang ketat. Saat pasar mengalami kekacauan, sumber informasi yang dapat dipercaya seperti ini menjadi semakin berharga. Perkembangan selanjutnya patut kita perhatikan.