Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kepungan Selat Hormuz—Pasokan Energi Menghadapi Guncangan
Situasi di Selat Hormuz meningkat tajam pada 13 April. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa AS memberlakukan blokade terhadap semua kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran mulai pukul 10 pagi waktu Timur pada 13 April, dan setiap kapal Iran yang mendekati garis blokade AS akan dihancurkan. Pihak Iran dengan cepat menanggapi secara keras—Juru bicara Markas Besar Pusat Pasukan Iran Hatham Anbia secara tegas menyatakan bahwa kapal musuh "sekarang dan di masa depan tidak berhak melewati Selat Hormuz."
Menurut pernyataan Trump, 34 kapal melewati Selat Hormuz pada tanggal 12, tetapi pernyataan ini segera dibantah oleh Kantor Berita Tasnim Iran, yang menyatakan bahwa selama 7 hari terakhir, rata-rata kapal yang melewati selat hanya 5 hingga 12 kapal per hari, sebagian besar terkait Iran.
⚠️ Dampak nyata dari blokade: Blokade ini diperkirakan akan mencegah sekitar 2 juta barel minyak Iran masuk ke pasar dunia setiap hari, memperburuk ketegangan pasokan global. Akibatnya, harga minyak internasional dengan cepat kembali di atas 100 dolar AS, WTI sempat naik lebih dari 9% menjadi 105,52 dolar per barel, dan minyak Brent naik menjadi 102,02 dolar per barel. Goldman Sachs sebelumnya memperingatkan bahwa jika Selat terus ditutup selama satu bulan lagi, harga rata-rata minyak Brent pada tahun 2026 bisa melebihi 100 dolar per barel; jika penutupan berlangsung lebih lama dan sebagian produksi di beberapa wilayah terganggu, harga rata-rata kuartal ketiga bisa mencapai 120 dolar per barel. Beberapa analisis juga menunjukkan bahwa jika konflik terus membesar dan kekurangan pasokan global melebihi 15 juta barel per hari, harga minyak bahkan bisa melonjak di atas 150 dolar, dan inflasi global akan menghadapi risiko tidak terkendali.
Koran Korea "The Korea Herald" secara khusus menunjukkan bahwa "penutupan selektif" dari pihak AS dan pembatasan lalu lintas dari Iran membentuk "penutupan ganda," saat ini 26 kapal tanker minyak Korea yang terjebak di Selat Hormuz berada dalam posisi dilematis. #Gate广场四月发帖挑战