Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Masalah & Red Flags dari World Liberty Financial (WLFI)
World Liberty Financial (WLFI) – proyek DeFi yang didukung keluarga Trump – pernah dipromosikan secara besar-besaran sebagai “pintu menuju kebebasan finansial terdesentralisasi”. Namun, sejak peluncurannya tahun 2024 hingga saat ini, proyek ini terus terlibat dalam berbagai kontroversi serius mengenai transparansi, konflik kepentingan, kontrol terpusat, dan risiko likuiditas. Berikut adalah gambaran objektif berdasarkan laporan on-chain, media, dan reaksi komunitas.
1. Pembagian keuntungan “sangat menguntungkan” untuk keluarga Trump – Self-dealing yang jelas
• DT Marks DEFI LLC (terkait langsung dengan keluarga Trump) menerima 75% dari hasil bersih penjualan token dan pendapatan protokol, meskipun tidak berkontribusi modal, tidak menanggung liability apapun.
• Demokrat DPR menyebut ini sebagai “self-dealing presiden secara skala besar”, dengan keluarga Trump mendapatkan ratusan juta USD tanpa risiko keuangan pribadi.
• Tokenomics awalnya non-transferable, pemegang tidak bisa menjual – dikritik sebagai “donasi palsu” daripada investasi.
2. Tata kelola kurang transparan & kontrol terpusat
• Hak suara memerlukan lock token selama 180 hari, kekuasaan voting sangat terkonsentrasi pada tim dan entitas pendiri.
• Smart contract mengandung backdoor blacklist tersembunyi: Tim memiliki hak untuk freeze, restrict, atau confiscate token dari holder manapun tanpa pemberitahuan, alasan, atau recourse.
• Justin Sun (investor terbesar, menyuntikkan 75 juta USD) yang diblacklist dari bulan September 2025 (sekitar 545–595 juta token terkunci, saat itu bernilai >100 juta USD). Sun secara terbuka menuduh ini sebagai “perangkap yang dijual seperti pintu terbuka” dan menuntut tim untuk mengungkap identitas. WLFI membalas: “See you in court”.
3. Skandal pinjaman Dolomite (April 2026) – Konflik kepentingan + perangkap likuiditas
• WLFI menggunakan lebih dari 5 miliar token WLFI (sekitar 5% dari total pasokan, bernilai ratusan juta USD) sebagai jaminan di Dolomite untuk meminjam 75–150 juta USD stablecoin (USDC/USD1).
• Akibatnya: kolam likuiditas terkuras parah, tingkat utilisasi naik ke 93–100%, banyak holder lain tidak bisa menarik (seperti perangkap likuiditas gaya FTX).
• Red flag besar: CTO Corey Caplan dari WLFI adalah co-founder Dolomite → konflik kepentingan yang jelas. WLFI menjadi “anchor borrower” terbesar, menguasai >50% TVL dari protokol.
• Token • jatuh ke ATL sekitar 0,077–0,079 USD (penurunan 80–83% dari puncak), kehilangan ratusan juta USD market cap hanya dalam beberapa hari.
4. Basis investor & kemitraan yang mencurigakan sejak awal
• Menjual token ke wallet terkait dengan North Korean Lazarus Group, aktor Rusia yang dikenai sanksi, bursa Iran, dan Tornado Cash.
• Kemitraan dengan AB DAO (berkaitan dengan Prince Group – dikenai sanksi oleh AS & Inggris).
• Halaman tim “diam-diam diedit”: Awalnya dipromosikan secara besar oleh Eric Trump, Don Jr., Barron Trump sebagai pendiri/duta besar, kemudian mengurangi peran untuk menghindari pengawasan.
5. Masalah lain
• Investasi asing: Abu Dhabi (G42) – diduga terkait keamanan nasional China membeli 49% saham.
• Jadwal unlock token dan kontrol pasokan masih menjadi kritik keras.
• Komunitas & KOL: Banyak yang menyebut ini sebagai “DeFi hanya nama”, “political rug pull”, “langkah mirip FTX”.
Kesimpulan
• WLFI tidak hanya mengalami drama pribadi dengan Justin Sun tetapi juga menunjukkan masalah sistemik dari akar: pengambilan pendapatan untuk politisi, backdoor terpusat, konflik kepentingan yang dibuat sendiri, dan risiko likuiditas yang disebabkan tim. Meskipun WLFI terus membantah dan menyebut tuduhan sebagai “FUD”, kenyataannya dump token yang kuat + pemegang kecil langsung terdampak telah menyebabkan kepercayaan runtuh.
• Ini bukan lagi sekadar kegagalan proyek DeFi biasa, melainkan ujian besar untuk narasi “Trump + Crypto”: Apakah mungkin menggabungkan politik dengan desentralisasi sejati atau tidak? Saat ini, jawaban dari pasar dan komunitas cenderung ke “tidak”.
@justinsuntron #TRONGlobalFriends @TronDao_VIE @trondao