Di sini, isu Selat Hormuz memainkan peran penting. Karena jalur air sempit ini melintasi sekitar seperlima dari pasokan minyak dunia. Oleh karena itu, jalur air ini sangat penting untuk stabilitas ekonomi dan strategi militer.



Selama negosiasi, Iran tidak tunduk pada tekanan Amerika terkait pembukaan kembali jalur dan pembatasan program nuklirnya. Mereka menegaskan bahwa tuntutan tersebut "berlebihan", sementara pejabat AS tetap berpegang pada syarat mereka.

Yang membuat situasi semakin buruk, Amerika Serikat telah memulai tindakan militer untuk memastikan lalu lintas. Operasi penghilangan ranjau dan pergerakan laut menjadi indikator bahwa Washington sedang menyiapkan rencana cadangan setiap kali upaya diplomatik menemui hambatan. Perkembangan ini telah menempatkan pasar global di ambang keruntuhan, aliran minyak terhenti, dan sentimen risiko di semua kelas aset menurun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan