Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#Gate广场四月发帖挑战
Hingga 13 April 2026 (saat ini), Selat Hormuz berada di bawah pengendalian ketat Iran, dengan aliran lalu lintas yang sangat rendah, dan bukan sepenuhnya terkunci secara fisik, tetapi pengangkutan energi (tankers/ LNG) hampir berhenti.
I. Latar belakang inti (pemicu)
- 8 April: AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata sementara selama dua minggu.
- Pada hari yang sama: Israel menyerang Lebanon, Iran menganggap melanggar gencatan senjata, dan segera memperkuat pengendalian di selat, menyatakan kapal tanpa izin akan diserang.
- Iran menempatkan ranjau di jalur utama, memaksa kapal melewati jalur sempit di utara.
II. Situasi pelayaran (8–12 April)
- Rata-rata hanya 5–10 kapal yang lewat per hari (normal sekitar 120–135 kapal/hari).
- Tanker/LNG hampir nol: didominasi oleh kapal kargo umum dan barang campuran.
- Aturan:
- Harus mengajukan izin terlebih dahulu ke Pasukan Pengawal Revolusi Iran.
- Hanya kapal dari negara yang tidak bermusuhan, netral/ramah yang diizinkan.
- Dilarang lewat tanpa izin, risiko tenggelam/terkena ranjau.
- Penahanan: sekitar 400–800 kapal (termasuk ratusan tanker) terjebak di Teluk Persia.
III. Dampak energi dan pasar
- Sekitar 20% perdagangan minyak dunia melewati jalur ini.
- Harga minyak internasional melonjak ke 115–120 dolar per barel.
- Perusahaan pelayaran mengalihkan jalur ke Tanjung Harapan, biaya +30%, jarak tempuh +10 hari.
- Premi asuransi risiko perang melonjak tajam, perusahaan tanker utama enggan masuk.
IV. Posisi berbagai pihak
- Iran: Menggunakan Selat sebagai alat tawar-menawar, menuntut AS dan Israel memberi kompensasi dan mengakui hak pengayaan uranium.
- AS: Memberi tekanan agar Iran membuka jalur, tetapi tidak menunjukkan niat menggunakan kekuatan militer.
- China/India/Uni Eropa: Mendukung segera pemulihan penuh pelayaran dan menjamin keamanan energi.
V. Prospek jangka pendek
- Gencatan senjata hingga 22 April, pengendalian selat menjadi inti negosiasi AS-Iran.
- Dalam waktu dekat tidak mungkin sepenuhnya normal kembali, kemungkinan besar tetap menerapkan pembatasan lalu lintas dan proses persetujuan.