Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Pada hari Jumat lalu setelah data inflasi untuk bulan Maret di AS dirilis, pasar logam mulia bereaksi cukup tenang. Menurut data, indeks CPI tahunan pada bulan Maret melonjak tajam menjadi 3,3%, mencapai level tertinggi dalam setahun terakhir, dan pertumbuhan bulanan sebesar 0,9%, yang merupakan kenaikan terbesar dalam sebulan sejak Juni 2022. Namun, CPI inti menunjukkan pertumbuhan tahunan hanya 2,6%, dan bulanan 0,2%, kedua indikator tersebut lebih rendah dari perkiraan pasar. Struktur ini menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak berdampak signifikan pada inflasi umum, tetapi belum menyebabkan peningkatan inflasi inti secara substansial. Inflasi inti (tanpa memperhitungkan energi) tetap stabil dan relatif terkendali.
Namun, studi yang dirilis pada hari yang sama oleh Universitas Michigan memberikan sinyal yang sama sekali berbeda. Ekspektasi inflasi konsumen selama satu tahun pada bulan April melonjak tajam dari 3,8% sebelumnya menjadi 4,8%, yang merupakan kenaikan bulanan terbesar dalam setahun. Kepanikan di kalangan konsumen terkait tingkat inflasi di masa depan bertentangan dengan indikator saat ini yang cukup moderat, mencerminkan peningkatan cepat kekhawatiran masyarakat akibat konflik geopolitik yang mempengaruhi harga.
Pada akhir pekan, peristiwa yang paling banyak dibahas adalah negosiasi antara AS dan Iran, yang akhirnya gagal. Kedua pihak menghadapi perbedaan pendapat yang mendalam mengenai isu-isu utama — pengendalian Selat Hormuz, tingkat pengayaan uranium di Iran, dan pembekuan aset asing. Perdamaian dalam waktu dekat sangat tidak mungkin. Saat ini, perkembangan negosiasi antara AS dan Iran menjadi faktor utama ketidakpastian. Jika ada kemajuan yang berhasil dan sementara pelayaran di Selat Hormuz kembali normal, harga minyak bisa turun lebih jauh, dan emas bisa terus menguat di tengah meningkatnya risiko; sebaliknya, jika negosiasi gagal atau kesepakatan gencatan senjata dibatalkan, sentimen menghindari risiko akan mendorong harga naik dan mungkin membatasi pergerakan harga emas lebih lanjut. Sampai muncul tren yang jelas, disarankan agar trader secara ketat mengendalikan posisi, bersikap fleksibel, dan menunggu sinyal yang lebih pasti.