Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini FBI bertindak cukup tegas terhadap market maker crypto. Mereka baru saja menuntut 10 individu dari empat entitas pembentuk pasar termasuk Gotbit, Vortex, Antier, dan Contrarian. Tuduhan utamanya adalah kolusi dalam meningkatkan volume perdagangan dan harga token, lalu menjualnya pada harga tinggi untuk mendapatkan keuntungan dari investor ritel.
Cara FBI menemukannya juga cukup menarik. Mereka menciptakan token palsu sebagai umpan, kemudian mencatat bahwa market maker ini setuju menyediakan layanan pump and dump. Yang disebut sebagai "manipulation-as-a-service" — meningkatkan harga dan volume palsu sebelum menjual ke trader yang tidak waspada. Strategi ini telah digunakan FBI sejak tahun 2024, menangkap 18 orang, tetapi pada tahun 2026 ini mereka memperluas penyelidikan lebih jauh.
Faktanya, market maker ini sebenarnya memiliki peran legal — mereka menciptakan likuiditas untuk mengurangi slippage dan membuat pengalaman trading lebih lancar. Tetapi ketika disalahgunakan, mereka menjadi alat untuk memanipulasi harga crypto dan mengendalikan pasar. Ada pendapat bahwa lebih dari 75% token yang terdaftar telah turun mendekati nol seiring waktu, menunjukkan tingkat risiko dari perilaku manipulatif tersebut.
Individu yang dituntut termasuk CEO Contrarian Manu Singh dan karyawan Vasu Sharma (yang ditangkap di Singapura lalu diekstradisi), bersama CEO Vortex Gleb Gora. Jika terbukti bersalah, mereka bisa menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara. Kasus ini juga mencerminkan kebutuhan untuk memperketat regulasi di bidang crypto. Bursa besar telah mulai memberlakukan aturan baru untuk market maker dan memperingatkan sanksi keras terhadap pelanggar, yang mungkin akan mengubah cara operasi pasar crypto dalam waktu dekat.