Baru-baru ini saya memperhatikan sebuah kisah menarik tentang salah satu tokoh kunci di dunia AI. Andrey Karpaty — orang Slovakia dengan paspor Kanada — telah menempuh perjalanan dari seorang ilmuwan akademik biasa hingga menjadi orang yang benar-benar mempengaruhi perkembangan kecerdasan buatan. Dan kisahnya layak untuk dipahami.



Apa yang istimewa dari dia? Karpaty adalah salah satu pendiri OpenAI, kemudian beberapa tahun memimpin pengembangan autopilot di Tesla, dan sekarang terlibat dalam proyek AI pendidikan. Tapi yang utama — kontribusinya terhadap basis paten. Dia terdaftar memiliki enam paten, lima di antaranya milik Tesla, satu lagi milik Google. Ini berkaitan dengan prediksi karakteristik untuk mengemudi otonom, pembuatan data untuk pembelajaran mesin, penandaan video menggunakan jaringan neural yang mendalam, dan lain-lain. Mantan majikan akan terus mendapatkan dividen dari pengembangannya.

Lahir di Bratislava pada tahun 1986, pada usia 15 tahun pindah ke Kanada. Belajar informatika, fisika, dan matematika. Pada tahun 2015, dia menyelesaikan disertasi tentang jaringan neural dan penglihatan komputer, mengajar di Stanford tentang jaringan konvolusional. Kemudian bekerja di Google, lalu OpenAI, tetapi di sana dia hanya tinggal cukup singkat. Bagian utama dari kariernya adalah di Tesla, di mana dia bekerja selama enam tahun penuh di bidang autopilot.

Sekarang Andrey Karpaty membuat video pembelajaran di YouTube tentang jaringan neural dan mendirikan startup Eureka Labs. Ide sederhananya — mengintegrasikan AI ke dalam pendidikan sehingga guru bisa menghabiskan lebih sedikit waktu untuk rutinitas, dan lebih banyak — untuk berinteraksi dengan siswa. Ngomong-ngomong, dia mengemukakan ide menarik: sekolah harus berhenti menanggapi penggunaan AI dalam tugas rumah dan cukup mengubah proses pendidikan sesuai realitas baru. Kata-katanya: "Kamu tidak akan pernah bisa mendeteksi penggunaan kecerdasan buatan. Harus diasumsikan bahwa setiap pekerjaan di luar kelas bisa dibuat dengan bantuan AI."

Selain itu, Karpaty menulis artikel Software 2.0, di mana dia menjelaskan bagaimana jaringan neural mengubah hakikat pemrograman itu sendiri. Menurutnya, mereka akan memungkinkan pembuatan perangkat lunak dengan tingkat kompleksitas yang tidak bisa dipahami manusia. Dia bahkan memperkenalkan istilah "vibe coding" untuk menggambarkan pengembangan dengan bantuan asisten AI.

Yang sangat menarik adalah pengamatannya tentang seberapa cepat AI berkembang. Beberapa tahun lalu, para ahli memperkirakan munculnya kecerdasan buatan sejati pada tahun 2043. Setelah keluarnya GPT-4, tanggal tersebut bergeser ke tahun 2028. Karpaty sendiri mengakui bahwa dia merasa sebagai programmer yang tertinggal untuk pertama kalinya dalam hidupnya. Dia membandingkan alat AI modern dengan "teknologi luar angkasa yang kuat, yang dibagikan ke semua orang, tetapi tanpa petunjuk penggunaan."

Mungkin saja, kita benar-benar berada di ambang sesuatu yang besar. Dan orang-orang seperti Andrey Karpaty adalah mereka yang meletakkan dasar revolusi ini. Menarik untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan