Pasangan mata uang dolar AS / rupee India memulai perdagangan minggu dengan kekuatan yang mencolok، mencatat level tertinggi dalam beberapa minggu، setelah kegagalan pembicaraan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran، yang menyebabkan lonjakan tajam dalam harga minyak global. Perkembangan ini secara langsung mempengaruhi ekonomi India yang bergantung pada impor، menyebabkan dampak luas di pasar mata uang Asia، dan menimbulkan kekhawatiran tentang tekanan inflasi. Analis pasar mencatat penurunan nilai rupee terhadap dolar، karena investor beralih ke aset safe haven di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.



Nilai tukar dolar AS terhadap rupee India dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik
Nilai rupee India terhadap dolar AS menurun selama jam-jam awal perdagangan Asia. Secara khusus، nilai tukar dolar AS terhadap rupee India naik ke 83.45، mencatat level tertinggi dalam tiga minggu. Lonjakan ini mewakili peningkatan sebesar 0.6% dari harga penutupan hari Jumat. Akibatnya، para trader menyesuaikan posisi mereka sebagai respons terhadap memburuknya situasi diplomatik. Sementara itu، kontrak berjangka minyak mentah Brent melonjak sebesar 3.2% menjadi 92.15 dolar per barel. Kenaikan harga ini secara langsung mempengaruhi defisit transaksi berjalan India، karena negara tersebut mengimpor lebih dari 85% kebutuhan minyaknya. Oleh karena itu، kenaikan harga minyak mentah biasanya melemahkan rupee melalui peningkatan biaya impor.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan