Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belakangan ini di komunitas kripto terlihat sebuah debat yang cukup menarik, yang berputar di sekitar model stablecoin baru. Singkatnya, ada yang mendorong konsep "stablecoin tanpa pembekuan", tetapi ide ini menimbulkan banyak keraguan.
Penulis terkenal Omid Malekan mengemukakan bahwa, seiring pasar stablecoin menjadi semakin padat, penerbit mungkin akan membedakan diri dengan berjanji "tidak campur tangan dana pengguna". Ia percaya bahwa netralitas dan fitur anti-pemeriksaan mungkin menjadi beberapa dari sedikit keunggulan yang benar-benar menarik, terutama bagi pengguna DeFi dan mereka yang peduli dengan privasi. Malekan bahkan menunjukkan bahwa metode "tanpa pembekuan" ini meskipun mungkin menyentuh batas hukum, namun sebagai strategi pasar sangat kuat.
Namun, CTO Ripple David Schwartz mengajukan keraguan tajam terhadap logika ini. Masalah utamanya adalah: klaim nilai stablecoin secara esensial adalah "saya berjanji bahwa Anda dapat menukarkannya kapan saja dengan mata uang nyata". Tetapi jika pengadilan memerintahkan pembekuan dana, dan penerbit tetap berpegang pada posisi "tidak membekukan", maka pengguna akhirnya mungkin tidak mendapatkan apa-apa. Ini menjadi sebuah paradoks.
Schwartz lebih jauh menunjukkan risiko yang lebih dalam. Jika beberapa stablecoin dapat ditukar kembali secara normal, sementara yang lain terhambat karena masalah hukum, seluruh sistem bisa mulai runtuh. Lebih buruk lagi, ini bisa berkembang menjadi situasi "siapa cepat dia dapat" — pengguna yang datang belakangan akan dirugikan. Ini sebenarnya adalah versi dari sistem cadangan sebagian.
Kesimpulannya sangat lugas: "Jika stablecoin tidak mewakili kewajiban hukum penerbit, lalu apa yang membuatnya tetap disebut stablecoin?"
Melihat diskusi ini, konflik inti adalah benturan antara idealisme dan realitas. Stablecoin yang benar-benar berfungsi dalam kerangka keuangan dan hukum saat ini tampaknya sulit untuk sepenuhnya menghindari regulasi dan tanggung jawab hukum. Masalah ini layak untuk terus diperhatikan, karena secara langsung mempengaruhi desain dan kelayakan stablecoin di masa depan.