Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Berhati-hatilah terhadap promosi bahan pertanian "hasil tinggi, jaminan hasil"
Artikel ini diambil dari: Laporan Konsumen Tiongkok
Penulis: Zhang Wenzhang
Laporan dari Fuzhou, kantor berita ini (wartawan Zhang Wenzhang) Baru-baru ini, Komisi Perlindungan Hak Konsumen Provinsi Fujian bersama dengan Asosiasi Distribusi dan Penjualan Provinsi Fujian mengeluarkan tips konsumsi terkait risiko umum dalam konsumsi bahan pertanian, mengingatkan konsumen agar berhati-hati terhadap promosi “hasil panen tinggi dan jaminan panen”, serta menghindari penawaran seperti uji coba gratis dan metode penjualan lainnya.
Saat membeli bahan pertanian, konsumen harus memilih toko atau distributor yang memiliki izin usaha resmi (seperti izin usaha, izin operasional bahan pertanian), dan hindari membeli dari pedagang keliling atau pedagang tanpa izin. Waspadai jebakan harga yang jauh di bawah harga pasar, karena produk semacam ini mungkin memiliki risiko kualitas atau merupakan produk “tiga tanpa” (tanpa tanggal produksi, tanpa sertifikat kualitas, tanpa pabrik pembuat). Periksa dengan cermat apakah kemasan produk lengkap, labelnya jelas menunjukkan nama produk, spesifikasi, tanggal produksi, masa berlaku, standar yang berlaku, dan informasi pabrik pembuat. Untuk benih, periksa nomor pengesahan varietas, dan untuk pestisida, pastikan nomor pendaftaran pestisida, agar sumbernya dapat dipercaya dan informasinya transparan.
Konsumen harus memilih varietas dan spesifikasi bahan pertanian yang sesuai dengan kondisi tanah, iklim, dan jenis tanaman yang ditanam, hindari mengikuti tren secara buta atau percaya pada promosi yang berlebihan. Saat membeli, pastikan untuk meminta faktur, tanda terima, dan bukti pembelian lainnya, serta minta penjual mencantumkan nama produk, jumlah, dan harga. Disarankan menyimpan sampel bahan pertanian dalam jumlah kecil (seperti kemasan benih, karung pupuk), sehingga jika terjadi masalah kualitas, dapat digunakan sebagai bukti langsung untuk pengujian atau pengaduan.
Konsumen harus bersikap rasional terhadap promosi berlebihan seperti “pengobatan serba bisa” atau “hasil panen tinggi dan jaminan panen”, tidak percaya pada janji lisan atau rekomendasi dari “ahli”, dan berhati-hati terhadap iklan palsu. Dapat memeriksa informasi pendaftaran produk bahan pertanian melalui situs resmi departemen pertanian dan desa, situs informasi perlindungan tanaman nasional, dan saluran resmi lainnya untuk memverifikasi legalitas dan kecocokannya. Waspadai penawaran uji coba gratis yang mungkin digunakan sebagai kedok untuk biaya tambahan atau mengalihkan tanggung jawab.
Konsumen harus mengikuti petunjuk penggunaan produk secara ketat, memperhatikan dosis penggunaan, jarak aman, dan larangan tertentu, agar terhindar dari kerusakan tanaman akibat penggunaan yang tidak tepat, seperti keracunan pestisida, keracunan pupuk, atau pencemaran lingkungan. Saat menggunakan pestisida dan pupuk, wajib memakai masker, sarung tangan, dan perlindungan lain untuk mengurangi risiko kontak kulit atau inhalasi bahan berbahaya. Penyimpanan bahan pertanian harus sesuai petunjuk, memastikan keamanan penyimpanan.
Jika setelah menggunakan bahan pertanian terjadi gejala abnormal pada tanaman, penurunan hasil, bahkan kematian, segera hentikan penggunaannya dan simpan bukti, lalu laporkan ke departemen pertanian dan desa atau lembaga pengawas terkait. Selain itu, jika menemukan kegiatan penjualan bahan pertanian palsu, ilegal, atau tanpa izin, dapat melapor melalui hotline 12315 (pengawasan pasar) atau 12316 (layanan pertanian).