Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Belum lama ini saya mendalami pertanyaan ini: apakah perdagangan berjangka halal? Sebenarnya jauh lebih rumit daripada yang dipikirkan kebanyakan orang, terutama jika Anda ingin berdagang dengan cara yang sesuai dengan prinsip Islam.
Jadi begini—kontrak berjangka pada dasarnya adalah perjanjian untuk membeli atau menjual sesuatu dengan harga tertentu pada tanggal tertentu di masa depan. Anda sebenarnya tidak memiliki aset saat menandatangani kontrak tersebut. Seorang trader mungkin setuju untuk membeli 100 barel minyak $80 per barel tiga bulan lagi, dengan taruhan harga akan naik. Jika mencapai $90, mereka menang. Jika turun ke $70, mereka mengalami kerugian. Kedengarannya sederhana, tetapi ketika Anda menerapkan prinsip keuangan Islam, menjadi rumit.
Keuangan Islam memiliki aturan yang cukup ketat. Tidak boleh riba (bunga atau keuntungan yang dijamin). Tidak boleh gharar (ketidakpastian berlebihan atau ambiguitas dalam transaksi). Tidak boleh maysir (perjudian). Dan yang paling penting—Anda tidak boleh menjual sesuatu yang tidak Anda miliki atau kuasai. Itu adalah prinsip dasar.
Sekarang, mengapa sebagian besar ulama Islam mengatakan perdagangan berjangka haram? Pertama, Anda sebenarnya tidak memiliki aset dasar saat memasuki kontrak. Dalam fiqh Islam, itu adalah masalah. Kedua, perdagangan berjangka pada dasarnya adalah spekulasi. Anda bertaruh pada pergerakan harga, bukan bermaksud untuk benar-benar menerima pengiriman apa pun. Itu menimbulkan gharar—terlalu banyak ketidakpastian. Ketiga, banyak perdagangan berjangka mirip perjudian, terutama kontrak jangka pendek di mana keuntungan atau kerugian tergantung sepenuhnya pada fluktuasi harga. Dan jika Anda berdagang dengan margin menggunakan uang pinjaman? Itu riba, yang secara eksplisit dilarang dalam Islam.
Tapi di sinilah menariknya. Apakah perdagangan berjangka halal dalam kondisi apa pun? Beberapa ulama berpendapat bisa, tetapi hanya jika kontraknya didukung oleh aset nyata, tidak melibatkan bunga, dan Anda benar-benar bermaksud untuk menerima pengiriman. Tapi jujur saja, itu adalah pandangan minoritas. Konsensus utama dari dewan keuangan Islam cukup jelas: perdagangan berjangka konvensional seperti yang dipraktikkan saat ini adalah haram.
Namun, keuangan Islam telah mengembangkan alternatif. Kontrak salam, misalnya. Anda membayar di muka untuk barang yang akan dikirimkan nanti. Itu dianggap halal dengan syarat tertentu. Lalu ada kontrak istisna, yang terutama digunakan dalam manufaktur dan konstruksi, di mana pembayaran dilakukan secara bertahap. Ini didasarkan pada aset nyata, transparansi, dan aktivitas ekonomi nyata—bukan sekadar spekulasi keuangan.
Jika Anda Muslim dan serius berinvestasi, langkah yang lebih bijak mungkin adalah melihat alternatif ini, dana bersama Islam, atau investasi berbasis aset yang menghindari spekulasi dan bunga. Pertanyaan apakah perdagangan berjangka halal akhirnya bergantung pada interpretasi pribadi Anda dan ulama yang Anda ikuti, tetapi mayoritas pendapat cukup tegas tentang hal ini.
Tentu saja, untuk segala sesuatu yang menyangkut iman dan keuangan Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan ulama Islam yang kompeten atau penasihat syariah bersertifikat yang dapat memberi panduan pribadi. Ini hanyalah berbagi apa yang saya pelajari dari penelusuran tentang hal ini.