Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Hari ini saya ingin menjelaskan sesuatu yang harus didengar oleh siapa saja yang memasuki dunia crypto atau trading: Bullish dan Bearish. Pasti tidak sedikit dari kalian yang bertanya-tanya mengapa menggunakan nama hewan untuk menunjukkan kenaikan atau penurunan harga, bukan?
Sebenarnya asal-usulnya cukup menarik. Dari Bull (sapi) digunakan untuk menunjukkan pasar yang sedang naik karena saat sapi menyerang, ia akan mengangkat tanduk dari bawah ke atas, tindakan ini melambangkan harga yang naik. Sebaliknya, Bear (beruang) digunakan untuk menunjukkan pasar yang sedang turun karena beruang menyerang dengan mencakar dari atas ke bawah, tepatnya simbol dari harga yang turun.
Jadi ketika orang mengatakan pasar bullish, mereka sedang mengatakan bahwa harga akan naik. Sedangkan saat mengatakan bearish, mereka berharap harga akan turun. Cukup sederhana begitu.
Yang menarik adalah kata-kata ini berasal dari pasar keuangan sejak abad ke-18, saat para pedagang menggunakan perbandingan hewan ini sebagai cara cepat untuk menggambarkan pergerakan pasar. Kemudian menyebar ke seluruh dunia dan hingga sekarang masih digunakan setiap hari dalam dunia trading.
Perbandingan singkat: Bullish = Naik, Bearish = Turun. Hanya perbandingan klasik, tetapi tetap bertahan hingga hari ini.
Sekarang pertanyaan untukmu: Saat ini kamu merasa pasar sedang bullish atau bearish? Bagikan pemikiranmu di bawah ini. Dan jangan lupa mengikuti aku untuk mendapatkan update tentang hal-hal menarik lainnya. Terima kasih banyak!