Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kerentanan serius ditemukan pada Software Development Kit (SDK) Android pihak ketiga yang digunakan sejumlah aplikasi dompet crypto. Temuan ini diungkap oleh Microsoft Defender Security Research Team.
Dalam laporan resminya, celah ini berdampak pada lebih dari 30 juta instalasi aplikasi dompet crypto, dengan total paparan mencapai lebih dari 50 juta instalasi aplikasi. Ekosistem dompet digital menjadi yang paling berisiko karena menyimpan aset serta data pengguna.
Jika dimanfaatkan, kerentanan ini dapat membuka akses ke Informasi Identitas Pribadi (PII), kredensial pengguna, hingga data keuangan sensitif yang tersimpan di direktori pribadi aplikasi.
Masalah ini berasal dari komponen di EngageLab SDK bernama MTCommonActivity yang otomatis ditambahkan saat proses build aplikasi. Karena komponen tersebut dapat diakses oleh aplikasi lain di perangkat yang sama, celah keamanan pun muncul.
Akibatnya, aplikasi berbahaya dapat mengirim perintah palsu (intent) agar aplikasi dompet memprosesnya dengan izin terpercaya. Meski begitu, Microsoft menyatakan belum ada bukti kerentanan ini telah dieksploitasi secara aktif.
#GateLaunchesPreIPOS
#GateSquareAprilPostingChallenge